JurnalPatroliNews – Jakarta – Upaya memperkokoh ekosistem industri mineral dalam negeri terus dilakukan CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Melalui rangkaian pertemuan strategis lintas lembaga, Rosan menjajaki kolaborasi untuk mempercepat penguatan sektor mineral nasional dari hulu hingga hilir.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @rosanroeslani, pada Sabtu (25/10/2025), Rosan membagikan momen pertemuannya dengan sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, serta Staf Khusus Presiden Bidang Infrastruktur Syamsudin Andi Arsyad. Dalam kesempatan itu, turut hadir pula jajaran pimpinan PT Pindad.
“Kami berdiskusi dengan Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kepala BIM mengenai langkah strategis memperkuat rantai nilai industri mineral nasional — mulai dari hilirisasi hingga investasi,” tulis Rosan dalam unggahannya.
Rosan menjelaskan, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya implementasi arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya optimalisasi mineral kritis untuk mendukung sektor pertahanan nasional dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Tanah Air.
“Fokusnya adalah membangun kemandirian sumber daya strategis sekaligus memperkuat fondasi ekonomi berkelanjutan,” ujar Rosan.
Langkah Danantara ini menegaskan peran penting kolaborasi antara sektor pertahanan, pendidikan, dan industri dalam menciptakan rantai pasok mineral yang tangguh, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri berbasis sumber daya alam di kancah global.














