JurnalPatroliNews – Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Surahman Hidayat menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Apresiasi itu ditujukan kepada tim SAR, TNI, Polri, serta tim gabungan lainnya yang bekerja di lapangan.
Selain mengapresiasi upaya evakuasi, Surahman mengingatkan pemerintah agar memastikan keluarga korban mendapatkan bantuan dan santunan sesuai ketentuan yang berlaku dalam regulasi terkait kecelakaan transportasi udara.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran,” kata Surahman, Jumat, 23 Januari 2026.
Surahman juga meminta pemerintah melalui Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Ia menekankan pentingnya menindaklanjuti hasil investigasi dalam bentuk rekomendasi yang benar-benar dijalankan, agar peristiwa serupa tidak terulang.
Menurutnya, penguatan keselamatan penerbangan perlu menjadi perhatian khusus, terutama untuk pesawat turboprop yang melayani rute perintis dan wilayah terpencil. Ia menilai faktor cuaca ekstrem yang semakin sering muncul akibat perubahan iklim turut meningkatkan risiko penerbangan di jalur-jalur tersebut.
Surahman mendorong langkah konkret berupa modernisasi sistem keselamatan, termasuk pembaruan navigasi dan radar cuaca di bandara perintis agar pilot memperoleh informasi kondisi cuaca secara real time.
Selain itu, ia menilai pelatihan khusus bagi pilot dalam menghadapi cuaca ekstrem di rute terpencil perlu diperkuat, disertai peningkatan standar prosedur operasional dan pemanfaatan teknologi pesawat sebagai lapis pengaman utama untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.














