JurnalPatroliNews – Jakarta – Tim gabungan dari Jatanras Polda Metro Jaya, Polrestabes Semarang, dan Polres Demak berhasil membekuk tiga orang yang diduga menjadi otak di balik pembunuhan Kepala Cabang sebuah bank, Ilham Pradipta. Penangkapan dilakukan saat para pelaku sedang melintas dengan mobil di salah satu ruas jalan di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu malam (23/8/2025).
Diketahui ada empat aktor intelektual dalam kasus ini, masing-masing berinisial C, DH, YJ, dan AA. Tiga di antaranya DH, YJ, dan AA diamankan di Solo, sedangkan C ditangkap sehari kemudian, Minggu sore (24/8), di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Sebuah rekaman video yang beredar memperlihatkan detik-detik tim kepolisian membuntuti mobil berisi ketiga pelaku di Solo. Begitu jarak mendekat, polisi langsung memepet kendaraan tersebut, memaksa mereka keluar, dan menundukkan para tersangka di tengah jalan.
“Tangan ke belakang, turun semua, tiarap!” terdengar suara petugas saat mengamankan para pelaku. Ketiganya kemudian diborgol dengan kabel ties sebelum dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kabar penangkapan ini dibenarkan oleh Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim. “Benar,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Kasus bermula ketika Ilham Pradipta diculik usai menghadiri rapat bersama rekan kerjanya di sebuah supermarket kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8) malam. Rekaman CCTV menunjukkan Ilham hendak masuk ke mobil pribadinya ketika tiba-tiba sekelompok orang menyergapnya dan memaksanya masuk ke dalam mobil putih yang telah diparkir tepat di samping kendaraannya.
Sehari kemudian, Kamis pagi (21/8), Ilham ditemukan tewas di area semak-semak wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dengan kondisi tangan, kaki, dan mata terikat.
Selain otak pelaku, polisi sebelumnya juga sudah mengamankan empat eksekutor penculikan di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta Pusat dan Bandara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.














