JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Israel mengambil langkah ekstrem dengan memusnahkan ratusan buaya yang berada di peternakan Petza’el di kawasan Lembah Yordan. Tindakan tersebut dilakukan oleh Administrasi Sipil Israel yang menilai keberadaan hewan-hewan reptil itu menimbulkan ancaman keamanan.
Menurut otoritas, buaya-buaya tersebut bukan hanya dinilai berbahaya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga dikhawatirkan dapat dimanfaatkan untuk aksi teror maupun tindakan sabotase apabila jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain alasan keamanan, pihak berwenang turut menyoroti buruknya kondisi fasilitas peternakan. Infrastruktur dinilai tidak memadai dan membahayakan kelangsungan hidup hewan sekaligus keselamatan warga yang tinggal di area sekitar. Praktik pemeliharaan pun disebut jauh dari standar kesejahteraan hewan.
Seperti diberitakan Ynet News, Sabtu, 6 Desember 2025, buaya-buaya tersebut hidup di lingkungan yang keras akibat minimnya sarana pendukung dan perawatan.
Meski menuai protes keras dari kelompok pegiat hak hewan, Israel tetap mempertahankan keputusannya. Pemerintah menyatakan langkah tersebut merupakan pilihan terakhir setelah berbagai upaya alternatif dilakukan selama bertahun-tahun, namun tidak membuahkan hasil.













