Malaysia Gelar Edu Fair di Jakarta, Tawarkan Beragam Fasilitas bagi Mahasiswa Indonesia

JurnalPatroliNewsJakarta – Pemerintah Malaysia semakin serius dalam menarik minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi ke Negeri Jiran. Melalui Education Malaysia Global Services (EMGS), Malaysia mengadakan pameran pendidikan bertajuk Mega Ayo Kuliah di Malaysia pada Sabtu, 12 Juli 2025, di Hotel Pullman Jakarta.

Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia dan Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, kegiatan ini menghadirkan lebih dari 20 perguruan tinggi terkemuka dari Malaysia yang siap memberikan informasi langsung kepada calon mahasiswa dan orang tua.

CEO EMGS, Novie Tajuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi pendidikan unggulan di kawasan Asia Tenggara, terutama bagi pelajar Indonesia.

“Malaysia menawarkan kualitas pendidikan yang tinggi dengan biaya yang kompetitif. Letaknya pun dekat, dan mahasiswa Indonesia akan merasa nyaman karena budayanya hampir sama,” jelas Novie dalam sambutannya.

Ia menambahkan, kemudahan adaptasi menjadi salah satu nilai tambah Malaysia. “Kalau kangen tempe, di Malaysia juga ada. Jadi jangan khawatir anak-anak susah beradaptasi,” ujarnya sambil berkelakar.

Menurut data EMGS, Indonesia kini menjadi negara asal mahasiswa internasional terbesar kedua di Malaysia. “Kontribusi pelajar Indonesia cukup signifikan, dan kami ingin terus mempertahankan momentum ini,” tegas Novie.

Untuk mendukung kelancaran proses studi mahasiswa asing, EMGS juga menyediakan International Student Arrival Centre (ISAC) yang terhubung langsung dengan sistem Imigrasi Malaysia. Mahasiswa internasional yang datang akan mendapatkan layanan khusus melalui jalur cepat di bandara.

Selain itu, Malaysia juga memperkenalkan fasilitas Graduate Pass, yakni visa satu tahun bagi lulusan internasional dari 32 negara, termasuk Indonesia, untuk bekerja, berlibur, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Malaysia.

Tak hanya itu, EMGS meluncurkan platform beasiswa ASEAN GEMS (ASEAN Global Exchange Mobility & Scholarship) yang menyediakan akses ke lebih dari 300 penyedia beasiswa, dengan nilai komitmen lebih dari 19 juta Ringgit atau sekitar 4 juta Dolar AS.

Dengan berbagai program unggulan dan dukungan kebijakan yang ramah pelajar, Malaysia berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang memilih menempuh pendidikan tinggi di sana.

Tanya ChatGPT