Putra Mahkota Saudi: Gaza Milik Palestina, Serangan Israel di Qatar Dikecam

JurnalPatroliNews – Jakarta – Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, menegaskan bahwa Gaza merupakan tanah Palestina dan hak rakyatnya “tidak bisa dihapus oleh agresi apa pun.” Pernyataan itu ia sampaikan dalam pidato resmi yang disiarkan televisi nasional pada Rabu (10/9) saat membuka tahun kedua sidang kesembilan Dewan Syura.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammed bin Salman menekankan komitmen Kerajaan untuk terus mendorong solusi dua negara bagi penyelesaian konflik Israel–Palestina. Ia juga mengecam keras serangan-serangan Israel di kawasan, termasuk serangan udara di Doha, Qatar pada Selasa (9/9).

“Agresi brutal terhadap negara saudara kita, Qatar, menuntut respons tegas dari dunia Arab, Islam, dan internasional,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Arab Saudi siap mendukung Qatar tanpa batas dalam langkah-langkah yang akan ditempuh menghadapi situasi tersebut.

Sementara itu, kelompok Hamas menyatakan sedikitnya enam orang tewas dalam serangan Israel ke ibu kota Qatar tersebut. Salah satunya adalah anak dari negosiator utama Hamas, Khalil al-Hayya, bersama tiga pengawal serta seorang ajudannya. Beberapa pemimpin senior Hamas yang bermarkas di Doha dilaporkan selamat.

Pemerintah Qatar menuding Israel sengaja menargetkan rumah anggota biro politik Hamas yang berada di wilayahnya. Dalam pernyataan resmi, Kementerian Dalam Negeri Qatar menyebut seorang personel pasukan keamanan internal juga menjadi korban jiwa, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka.