Rusia Protes Keras Israel atas Serangan terhadap Kendaraan Diplomatik

JurnalPatroliNews – Rusia secara resmi mengajukan protes diplomatik kepada Israel menyusul insiden penyerangan terhadap kendaraan milik misi diplomatik mereka. Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, serangan tersebut terjadi pada 30 Juli lalu di dekat permukiman Givat Assaf, dekat Yerusalem.

Zakharova menyatakan bahwa sekelompok pemukim Israel menyerang kendaraan diplomatik Rusia yang sedang membawa personel dari misi diplomatik mereka untuk Otoritas Nasional Palestina. Lebih lanjut, ia menuduh bahwa insiden ini terjadi “dengan persetujuan personel militer Israel, yang hadir di lokasi kejadian dan tidak berusaha menghentikan tindakan agresif para penyerang.”

Sebagai respons, Kedutaan Besar Rusia di Tel Aviv telah mengajukan protes resmi (demarche) kepada pihak berwenang Israel.

Perlu dicatat, Rusia meneruskan pengakuan Uni Soviet terhadap Negara Palestina yang sudah dimulai sejak tahun 1988. Kantor perwakilan Rusia untuk Otoritas Nasional Palestina pertama kali didirikan di Gaza pada 1995, dan kemudian dipindahkan ke Ramallah pada 2004. Hingga saat ini, Reuters belum dapat memverifikasi secara independen insiden penyerangan tersebut.