Vietnam Tegaskan Lanjutkan Pembicaraan Dagang dengan AS demi Kesepakatan Lebih Baik

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Vietnam memastikan akan melanjutkan perundingan tarif dengan Amerika Serikat (AS) guna memperoleh kesepakatan perdagangan yang lebih menguntungkan bagi kedua pihak.

Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, telah menginstruksikan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk kembali ke meja negosiasi. Kebijakan ini diambil setelah Washington, sejak awal Agustus, memangkas tarif impor produk Vietnam dari 46 persen menjadi 20 persen.

Kendati demikian, angka tersebut masih berada di atas tarif yang berlaku untuk sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. Indonesia, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Filipina mendapat tarif 19 persen, sementara Singapura menikmati tarif terendah di kawasan, yakni 10 persen.

Sebagai bagian dari kesepakatan sebelumnya, negara-negara Asia Tenggara—termasuk Vietnam—sepakat menghapus berbagai hambatan tarif dan non-tarif, serta meningkatkan impor produk asal AS.

Di Asia Timur, Jepang dan Korea Selatan dikenai tarif 15 persen, sedangkan produk dari China, yang menjadi rival ekonomi utama AS, masih menghadapi tarif tinggi sebesar 30 persen.