Cegah Penyebaran Mutasi Virus, Pemerintah Lakukan Pengetatan Mobilitas

  • Whatsapp
Wiku Adisasmito (Dok BNPB)

JurnalPatroliNews – Jakarta,– Masuknya varian virus COVID-19 dari luar negeri telah menyebar di berbagai daerah. Temuan ini disikapi  dengan meningkatkan  penanganan pandemi Covid-19 hingga pengetatan mobilitas perjalanan, baik dalam negeri dan luar negeri. 

“Jika mutasi virus dibiarkan, maka akan semakin banyak varian Covid-19 yang muncul dan berpotensi berdampak buruk dalam upaya pengendalian Covid-19,” Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, Jumat (7/5).

Bacaan Lainnya

Pembiaran terhadap mutasi virus, akan berdampak buruk pada meningkatnya laju penularan akibat terjadinya perubahan pada karakteristik virus dan akan juga merubah sifat bilogisnya.

Kemudian, akan menurunkan efektifitas vaksin karena umumnya vaksin dikembangkan dengan jenis-jenis virus yang spesifik.

Juga dapat menurunkan akurasi testing karena lokasi-lokasi mutasi atau hotspot yang berbeda-beda pada setiap varian.

Sehingga dapat menurunkan kualitas PCR yang memiliki target mutasi virus yang spesifik. “Potensi semua temuan hasilnya akan diberitahukan kepada masyarakat,” imbuh Wiku.

Terkait mutasi virus, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah mengklasifikasi jenis mutasi virus berdasarkan karakteristik yang ditimbulkan akibat mutasi.

Yaitu varian of concern ialah varian yang sudah ditetapkan sebagai varian yang mengalami perubahan karakteristik dari karakteristik semula yang berupa angka dan huruf seperti B117, B1357 B11281 atau P1.

Serta varian of interest, yaitu virus yang mengalami perubahan genetik namun karakteristiknya masih belum bisa dipastikan yaitu varian yang belum disebutkan sebelumnya. “Dan yang menjadi catatan ialah perubahan karakteristik di setiap varian berbeda-beda,” tambah Wiku.

(askara)

Pos terkait