Berwisata ke Candi Jangan Sembarangan, Simak Etikanya Berikut Ini

  • Whatsapp
Candi Brahu (sejarahmajapahitlengkap.blogspot.com)

JurnalPatroliNews – Hampir setiap daerah memiliki candi dengan nilai sejarah di baliknya. Tentu kita harus sejarah candi sebagai cikal bakal terbentuknya negeri. Tak banyak diketahui bahwa mengunjungi candi tak bisa dilakukan sembarangan. 

Pasalnya, ada aturan adat yang perlu diikuti sebagai bentuk penghargaan. Apabila dilanggar, konon katanya akan menimbulkan mara bahaya.

Bacaan Lainnya

Berikut 4 etika pokok yang harus diketahui saat mengunjungi candi yang dilansir dari berbagai sumber:

1. Jaga Sikap dan Perkataan

Menjaga sikap salah satunya bisa dilakukan dengan tidak berlarian di kawasan candi. Tidak membuang sampah sembarangan juga merupakan satu hal yang wajib dilakukan.
Sementara menjaga perkataan bisa diterapkan dengan tidak berkata kotor. Selain itu, hendaknya tidak berbicara terlalu keras saat berada di candi.

Selain agar tidak mengganggu andai sedang ada orang yang beribadah, hal ini juga merupakan penghormatan terhadap candi itu sendiri.

2. Mengenakan Pakaian Sopan 

Setelan baju yang sopan juga menjadi pilihan tepat ketika berkunjung ke candi. Tidak hanya di candi yang masih digunakan sebagai tempat ibadah, penghormatan dengan berpakaian sopan juga lebih baik dikenakan ketika mengunjungi situs candi lainnya.

Dimulai dari bawah, hendaknya wisatawan mengenakan alas kaki yang ramah terhadap batuan candi. Alas kaki yang tajam dan keras bisa menyebabkan kerusakan terhadap batuan candi.

3. Menghormati Orang yang Beribadah 

Beberapa candi selain dibuka untuk tujuan wisata ternyata juga masih berfungsi sebagai tempat ibadah.

Contohnya adalah Candi Kalasan dan Borobudur yang masih menjadi tempat ibadah umat Buddha serta Candi Cetho dan Prambanan sebagai tempat ibadah umat Hindu.

Seringkali kegiatan peribadatan dilakukan berdampingan dengan aktivitas wisata. Tentu wisatawan harus mendahulukan mereka yang datang untuk kepentingan ibadah, meski agama dan keyakinannya berbeda.

Selain mendahulukan mereka yang beribadah, jugan sampai pula mengganggu jalannya peribadatan. Wisatawan bisa melakukannya dengan tidak berisik ketika peribadatan sedang berlangsung.

4. Tidak Berpose Berlebihan 

Berfoto di candi pun tidak bisa dilakukan dengan sesuka hati. Pose berlebihan seperti melompat beramai-ramai atau memanjat stupa haruslah dihindari karena bisa merusak candi.

Konstruksi candi yang telah berusia ratusan tahun tentu berbeda dengan konstruksi bangunan modern, sehingga ketahanan dan kekuatannya pun berbeda. (genpi)

Pos terkait