Perbekel Tigawasa Suadarmayasa Ajukan Sortcut “Jalur Ekstrem” Upaya Peduli Wisatawan?

Perbekel Desa Tigawasa Made Suadarmayasa

JurnalPatroliNews – Buleleng,– Makin banyaknya kecelakaan lalu lintas ‘Out of Control’ (OC) di jalur Destinasi Pariwisata Bali Aga meliputi Sidatapa, Cempaga, Tigawasa dan Pedawa (SCTP) dalam wilayah Kecamatan Banjar, tidak membuat Made Suadarmayasa selaku Perbekel Desa Tigawasa prihatin.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap wisatawan, termasuk warga lokal yang kerap menggunakan “Jalur Ekstrem” Tigawasa sesuai petunjuk ‘Goegle Map’ mantan aktifis demokrasi ini mengajukan program ‘sortcut’ untuk mencegah lakalantas dan meminimalisir korban jiwa.

Bacaan Lainnya

“Memang, pada jalur ekstrem itu makin sering terjadi kecelakaan. Bukan hanya warga lokal, tapi juga para wisatawan dari Denpasar menuju kawasan pariwisata Lovina, yang melintasi jalur tersebut berdasarkan petunjuk Goegle Map,” kata Perbekel Tigawasa Suadarmayasa, Selasa siang (25/05).

Suadarmayasa yang mantan aktifis dengan sapaan akrab Regog ini mengungkapkan, pemasangan lampu penerangan jalan dan rambu lainnya pada ‘Jalur Ekstrem’ belum optimal mencegah lakalantas.

“Disamping sempit, askses jalan di wilayah Banjar Dinas Dangin Pura Desa Tigawasa juga banyak tikungan tajam, baik pada jalan tanjakan dan menurun. Kondisi ini, sudah kami sampaikan kepada bapak bupati dan langsung ditinjau,” jelasnya.

Pada saat itu, lanjut Made Suadarmayasa yang juga selaku Kelian Adat Desa Tigawasa mengusulkan agar jalan berkelok seperti ‘Leter S’ di ‘Sortcut’ untuk mengurangi terjadinya resiko kecelakaan,” ungkapnya.

Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kab. Buleleng sudah melakukan survey, namun karena keburu terjadi Pandemi Covid-19, sehingga belum bisa terealisasi.

“Kami berharap ‘sortcut’ ‘Jalur Ekstrem’ penghubung destinasi pariwisata ini bisa segera teralisasi, demi keselamatan wisatawan,” tegasnya.

(* – TiR).-

Pos terkait