Seniman Mulyana menghadirkan karya bertema “Imaji Laut Timur Nusantara” yang terinspirasi dari kekayaan laut Pulau Alor. Sementara Eldwin Pradipta menampilkan instalasi “Pola-Pola Bejana” yang mengangkat inspirasi dari temuan kapal karam dan situs kuno di Jawa. Adapun Eko Nugroho menghadirkan karya visual yang memadukan unsur fantasi, kenangan masa kecil, dan pesan pelestarian lingkungan.
Tak hanya itu, KiN Space juga menghadirkan berbagai program edukatif melalui KiNteractive dan KiN Learning yang mencakup kelas sensori, seni dan kriya, musik, hingga bahasa untuk anak-anak maupun keluarga.
Melalui program KiN School Visit, sekolah-sekolah juga dapat mengunjungi KiN Space untuk mendapatkan pengalaman belajar budaya Nusantara secara langsung melalui aktivitas tematik dan eksploratif.
Sementara di area KiN Play, anak-anak diajak mengenal rumah adat Nusantara, wayang tradisional, hutan Indonesia, hingga eksplorasi gua prasejarah Leang-Leang melalui konsep bermain sambil belajar.
Co-Founder KiN Space, Alvina Atmadja, menjelaskan bahwa seluruh program dirancang untuk mendukung proses belajar kreatif anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.
Selain ruang edukasi dan seni, KiN Space juga menghadirkan KiN Gallery yang menampilkan karya seniman terkurasi dari berbagai daerah Indonesia serta KiN Retail yang menyediakan berbagai produk edukatif dan merchandise kreatif.
Melalui konsep yang memadukan budaya, seni, edukasi, dan pengalaman interaktif, KiN Space diharapkan menjadi ruang kreatif keluarga yang mampu memperkuat hubungan generasi muda dengan budaya Nusantara sekaligus menghadirkan pengalaman rekreasi yang edukatif, inklusif, dan inspiratif di tengah kehidupan urban Jakarta.














