Biar Cepat Sembuh, Ini Tips Bagi Pasien Covid-19

  • Whatsapp
Ilustrasi Swab Test Covid-19/Net

JurnalPatroliNews – Jakarta,– Psikolog Anak dan Keluarga Dra. Mira Amir menegaskan pasien Covid-19 harus jujur dengan status positif virus corona yang menyerang imunitas tubuhnya.

“Kalau kita menutupi berarti sedih sendiri. Sebaliknya kalau kita jujur dan senang itu setengah menuju kesembuhan,” ujar Mira Amir dalam talkshow “Menghapus Stigma Pasien Covid-19” di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta.

Bacaan Lainnya

Dia juga menyinggung soal stigma dari masyarakat terhadap pasien Covid-19. Stigma itu menurutnya di luar kontrol karena menurutnya lebih baik fokus pada sesuatu yang bisa diubah atau mengatur ulang daripada memikirkan pernyataan negatif yang menambah beban.

“Jadi bukan memikirkan ini-itu karena kita nggak bisa ubah kondisi tersebut. Tapi kita bisa atur bagaimana bisa membuat kondisi nyaman dan bahagia,” kata Mira.

Salah satu kisah datang dari penyintas Covid-19 Albert Ade yang mengaku dirinya sempat menolak saat dinyatakan positif Covid-19. Apalagi gejala yang dialaminya menyerupai demam berdarah. Namun saat dinyatakan positif pikiran berubah kosong.

“Pikiran langsung kosong dan hanya teringat keluarga saat dinyatakan Covid,” ujarnya.

Ade menegaskan dirinya langsung menghubungi keluarga dan lingkungan tempat tinggal soal status barunya itu. Jurnalis televisi swasta ini pun mengakui kalau sebagian tetangga rumahnya banyak yang menolak dengan status dirinya sebagai pasien Covid-19 itu. Ade menganggap hal itu wajar.

“Ada juga warga yang ketakutan, ya, wajar saja,” kata Ade.

Meski begitu, menurutnya wajar menjadi panik ketika kita tahu, tapi harus berpikir langkah apa yang akan dilakukan.

Hal senada diungkap juga oleh penyintas Covid-19 Putri Octaviani. Dirinya sempat panik saat mengetahui pertama kali positif. Namun dirinya berpikir langkah apa yang perlu dilakukan kedepannya.

Meski bukan pasien positif pertama di lingkungan rumah, kata dia, masyarakat sekitar belum sepenuhnya paham tentang Covid-19. “Sebelumnya sudah ada yang kena sebelum saya dan lingkungan rumah masih ada yang belum paham dengan penyakit ini,” pungkasnya.

Satgas Penanganan Covid-19 tak henti-hentinya meminta agar setiap orang mematuhi protokol kesehatan, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan hindari kerumuman, serta #cucitangan pakai sabun. Hal ini merupakan kunci untuk mencegah penyebaran Covid-19.

[cnbc]

Pos terkait