JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, membuat pernyataan mengejutkan dengan mengaku memiliki obsesi mendalam terhadap fenomena benda terbang tak dikenal atau UFO.
Dalam wawancara terbaru pada Jumat (27/3), Vance berjanji akan menggunakan masa jabatannya untuk mengungkap misteri yang menyelimuti fenomena tersebut.
Berbicara dalam podcast bersama tokoh konservatif Benny Johnson, Vance menyatakan bahwa meski saat ini ia sangat sibuk, ia berkomitmen untuk mendalami dokumen-dokumen rahasia pemerintah terkait objek terbang misterius.
“Saya belum punya cukup waktu untuk benar-benar memahaminya, tapi saya akan melakukannya. Percayalah, saya terobsesi dengan ini,” ujar Vance sembari berseloroh, dilansir dari AFP.
Janji Transparansi Dokumen Vance menegaskan bahwa dirinya masih memiliki waktu tiga tahun dalam masa jabatannya untuk menelusuri arsip federal. “Saya akan mengungkap isi file UFO,” tegasnya.
Langkah Vance ini sejalan dengan kebijakan Presiden Donald Trump yang pada Februari lalu memerintahkan lembaga federal untuk mulai mengidentifikasi dan merilis dokumen terkait UFO dan alien. Trump menilai tingginya minat publik menjadi alasan utama di balik instruksi transparansi tersebut.
Sudut Pandang Teologis: “Bukan Alien, Tapi Demon” Menariknya, Vance memiliki teori tersendiri yang berbeda dari narasi sains populer.
Alih-alih menyebutnya sebagai makhluk dari planet lain, ia justru mengaitkan fenomena tersebut dengan keyakinan religius.
“Saya tidak berpikir itu alien, saya pikir itu adalah demon (setan/iblis),” kata Vance. Menurut pemahamannya sebagai seorang Kristiani, fenomena tersebut lebih merujuk pada makhluk surgawi yang melakukan hal-hal aneh terhadap manusia.
Sikap Kontras Para Pemimpin AS Isu UFO memang tengah memanas di panggung politik AS. Sebelumnya, mantan Presiden Barack Obama sempat menyatakan bahwa fenomena tersebut “nyata”, meski ia belum pernah melihatnya secara langsung.
Pernyataan Obama tersebut sempat memicu kritik dari Trump yang menuding adanya kebocoran informasi rahasia.
Hingga saat ini, laporan Pentagon pada Maret 2024 tetap menyatakan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung keberadaan teknologi alien.
Sebagian besar penampakan yang dilaporkan biasanya teridentifikasi sebagai balon cuaca, satelit, atau pesawat pengintai. Meski begitu, janji JD Vance untuk membuka “kotak pandora” UFO diprediksi akan terus menjadi sorotan publik global.














