JurnalPatroliNews – Jakarta, – Kemajuan Pemerintah RI dalam beberapa tahun terakhir, mendapat aplaus dan pujian dari Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet).
Bamsoet menyebut, Pemerintah telah berhasil mempromosikan nilai-nilai Demokrasi diajang Internasional, mulai dari ASEAN, APEC, G-20, hingga PBB.
“Sebagai anggota aktif dalam forum APEC (Asia Pacific Economic Cooperation), Indonesia telah memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. Antara lain dengan menjadi tuan rumah KTT APEC tahun 1994 sekaligus perumus Bogor Declaration Goals, serta menjadi Ketua dan tuan rumah KTT APEC tahun 2013, dan mendorong terbentuknya Kerja sama Ekonomi dan Teknis (ECOTECH). Pada KTT APEC di Bangkok Tahun 2022, Indonesia mengedepankan gagasan pemulihan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan pascapandemi COVID-19,” ujar Bamsoet, dalam keterangannya, Senin (13/3/23).
Hal tersebut, ia sampaikan saat menghadiri acara Advanced Training LK3 Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Barat, secara virtual dari Jakarta.
Ia membeberkan, Indonesia juga menjadi anggota G-20 (Group of Twenty), forum yang terdiri dari 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di kawasan Asia, Indonesia menjalankan peran krusial dalam merumuskan kebijakan ekonomi global, sekaligus mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kesuksesan Indonesia menjalankan tugas Presidensi G-20 tahun 2022 kemudian dilanjutkan dengan kepemimpinan Indonesia sebagai Ketua ASEAN tahun 2023,” bebernya.
Bamsoet menambahkan, sebagai salah satu anggota aktif di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), indonesia memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan global di bidang perdamaian, keamanan, hak asasi manusia, dan lingkungan hidup.
Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia turut andil dalam mempromosikan dialog antarbudaya dan toleransi di berbagai forum Internasional.
“Pengakuan Internasional atas peran penting dalam organisasi PBB, tercermin dari terpilihnya Indonesia sebagai anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB untuk kedua belas kalinya, terakhir periode 2021-2023. Dewan HAM PBB untuk kelima kalinya, terakhir periode 2020-2022. Serta anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk keempat kalinya, terakhir periode 2019-2020,” jelasnya.
Komentar