JurnalPatroliNews – Balikpapan – PT Pertamina Hulu Mahakam menyelenggarakan aksi penanaman lima ratus bibit pohon mangrove di kawasan Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kegiatan pelestarian kawasan pesisir ini dilaksanakan sebagai puncak dari seluruh rangkaian perayaan Hari Lingkungan Hidup dua ribu dua puluh enam di wilayah operasi perusahaan.
Bibit pohon yang ditanam terdiri dari varietas khusus yang dipilih karena memiliki peran vital dalam menjaga ekosistem pesisir serta menyerap emisi karbon.
Melalui langkah nyata ini, pihak manajemen berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kelestarian alam sekaligus mencegah potensi abrasi pantai.
Agenda penanaman pohon mangrove tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat Dinas Lingkungan Hidup tingkat provinsi, perwakilan daerah, serta kelompok pengelola sampah masyarakat.
General Manager PHM Setyo Sapto Edi menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan hidup merupakan landasan utama dalam menjalankan operasional hulu migas secara berkelanjutan.
Menurutnya, kesuksesan korporasi masa kini tidak hanya diukur dari aspek bisnis semata melainkan dari besarnya tanggung jawab sosial terhadap alam sekitar.
Selain melakukan penghijauan, pihak perusahaan juga memfasilitasi lokakarya edukatif mengenai transisi energi, program dekarbonisasi, dan pemanfaatan biomassa.
Manajer HSSE Operations PHM RS Kinoturangga Nitikoesoemo menambahkan bahwa antusiasme pekerja diwujudkan melalui ragam program edukasi di seluruh lapangan kerja.
Pada sektor Lapangan South Processing Unit, perusahaan memberikan edukasi perubahan iklim bagi para peserta didik Sekolah Negeri Terapung Desa Sepatin.
Inovasi ramah lingkungan juga dihadirkan Lapangan Senipah Peciko South Mahakam lewat peluncuran program konversi limbah ranting menjadi pelet biomassa siap pakai.
Sementara itu, para pekerja di Lapangan Handil Central Processing Area bersama warga bergotong-royong melakukan pelatihan tata kelola sampah berkelanjutan.
Seluruh rangkaian program ini dijalankan sejalan dengan prinsip kelayakan lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik demi mendukung ketersediaan energi nasional.















Komentar