JurnalPatroliNews – Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menunjukkan eksistensinya dalam kancah internasional melalui penyelenggaraan Military Police Adviser Community (MPAC) Winter Ball ke-5 tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York pada Jumat (23/1/2026) ini diinisiasi oleh Penasehat Militer PTRI New York, Brigadir Jenderal TNI Felix Lumban Tobing.
Acara ini menjadi momentum krusial bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi militer dan menunjukkan komitmen aktif dalam mendukung misi perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Umar Hadi, secara resmi membuka acara tersebut dengan memberikan apresiasi tinggi kepada komunitas penasehat militer internasional. Dalam sambutannya, Duta Besar menekankan bahwa forum sosial seperti MPAC Winter Ball memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar pertemuan seremonial.
Wadah ini berfungsi sebagai sarana membangun kepercayaan (trust building) dan hubungan personal yang kuat antar-delegasi militer di luar ruang sidang formal PBB, yang nantinya akan berdampak positif pada pengambilan keputusan kolektif.
Selain aspek silaturahmi, pertemuan ini juga membahas isu-isu teknis dan substantif yang mendalam. Para delegasi memberikan perhatian khusus pada persiapan sidang substantif C-34 yang dijadwalkan pada Februari mendatang.
Fokus utama pembahasan mencakup peningkatan keselamatan serta efektivitas pasukan perdamaian melalui evaluasi pada Contingent Owned Equipment (COE) Working Group. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan peran multilateral dan perlindungan warga sipil di wilayah konflik sebagai prioritas kebijakan luar negeri Indonesia.
Brigjen TNI Felix Lumban Tobing, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Senat MPAC periode 2024–2026, menegaskan bahwa peran aktif TNI dalam organisasi internasional sangat vital untuk mendukung kepentingan nasional di level global.
Melalui dialog konstruktif dan diplomasi militer yang proaktif, Indonesia berupaya menciptakan kesepahaman bersama dengan negara-negara mitra dalam menghadapi tantangan keamanan global yang kian kompleks. Kehadiran TNI dalam forum ini mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang konsisten menjaga stabilitas keamanan internasional.














