JurnalPatroliNews | Sumatera Utara – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. turun langsung mengecek kesiapan satuan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Sumatera Utara.
Peninjauan dilakukan bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Jumat (7/8/2026).
Rombongan mendatangi dua satuan, yakni Yonif TP 907/Dewa Shahdan di Kabupaten Langkat dan Yonif TP 902/Sri Paduka Gocah di Kabupaten Serdang Bedagai.
Kunjungan tersebut tidak hanya untuk melihat kesiapan personel, tetapi juga memastikan sarana dan prasarana serta berbagai kegiatan satuan dapat mendukung pelaksanaan tugas di wilayah.
Dalam peninjauan itu, Wapang TNI bersama rombongan melihat langsung kondisi personel dan fasilitas yang dimiliki satuan.
Kesiapan tersebut dinilai penting mengingat Yonif TP tidak hanya dituntut mampu menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung pembangunan di wilayah penugasan.
Pengecekan lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan satuan memiliki kemampuan operasional yang memadai sekaligus dapat merespons kebutuhan masyarakat secara profesional.
Keberadaan Yonif TP diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antara tugas pertahanan dengan kepentingan pembangunan daerah.
Konsep Yonif TP menempatkan satuan tidak hanya sebagai unsur pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembangunan di wilayah.
Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan tugas.
Melalui kolaborasi tersebut, personel diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata sesuai kewenangan dan kapasitasnya, sekaligus membantu menciptakan kondisi wilayah yang aman dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Peninjauan Wapang TNI bersama Menhan dan Wakasad juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung sejauh mana kesiapan satuan dalam menjalankan peran tersebut.
Kesiapan personel, kelengkapan fasilitas, serta pelaksanaan kegiatan satuan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penguatan Yonif TP.
Satuan dituntut mampu bekerja secara profesional, disiplin dan responsif terhadap dinamika wilayah tanpa mengabaikan tugas utama di bidang pertahanan.
Dengan kesiapan yang semakin baik, Yonif TP diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal sekaligus membangun hubungan yang semakin erat dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Peninjauan di Langkat dan Serdang Bedagai menjadi bagian dari upaya memastikan keberadaan Yonif TP benar-benar memberikan manfaat konkret bagi pertahanan dan pembangunan di wilayah Sumatera Utara.















Komentar