PKS Ingatkan Menkeu Purbaya: Jangan Biarkan Mafia Tekstil Hancurkan Industri Dalam Negeri

JurnalPatroliNews – Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera menindak tegas para mafia tekstil dan pelaku impor pakaian ilegal yang merugikan negara serta industri dalam negeri.

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PKS, Mulyanto, menegaskan bahwa pemberantasan mafia impor bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut nasib jutaan pekerja dan masa depan industri tekstil nasional.

“Karena itu, Menkeu harus gerak cepat menertibkan tindakan yang merugikan negara tersebut,” ujar Mulyanto kepada wartawan, Senin (27/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun, pasar dalam negeri dibanjiri produk impor ilegal yang masuk tanpa izin dan tanpa membayar pajak.

Kondisi ini, kata dia, telah menggerus daya saing industri tekstil nasional hingga menyebabkan banyak pabrik gulung tikar.

“Purbaya Yudhi Sadewa harus tegas menindak mafia impor dengan sanksi berat, termasuk denda dan blacklist. Kebijakan ini tidak boleh berhenti pada wacana atau sekadar aksi simbolik,” tegasnya.

Mulyanto juga menyesalkan sikap pemerintah sebelumnya yang dianggap melakukan pembiaran terhadap praktik impor ilegal. Ia menilai, pemerintah harus bergerak sinergis melalui Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan,

dan Kementerian Perindustrian untuk memastikan sistem impor bersih dari praktik curang yang merusak ekosistem industri.

Menurut Mulyanto, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) masih memiliki potensi besar dalam menopang ekonomi nasional.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, sektor TPT menyumbang hampir satu persen terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari tiga juta tenaga kerja.

“Kalau mafia impor terus dibiarkan, maka kebijakan pembangunan industri hanya akan menjadi slogan tanpa isi,” tutupnya.