JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi menegaskan krusialnya kepemilikan sertifikasi kompetensi bagi para peserta yang telah menyelesaikan program pemagangan nasional
Langkah ini dipandang sebagai instrumen vital guna mendongkrak daya saing sekaligus memperlebar pintu serapan tenaga kerja di sektor industri formal
Penegasan tersebut mengemuka seiring dengan momentum berakhirnya pelaksanaan Program Magang Nasional Batch 2 yang masa baktinya telah rampung secara berkala
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, memaparkan bahwa sertifikasi kompetensi bertindak sebagai bentuk pengakuan yuridis yang sah atas keahlian praktis para peserta
Pihak otoritas menilai masa magang tidak boleh sekadar menjadi ajang mencari pengalaman sirkulasi kerja belaka, melainkan harus bermuara pada lahirnya dokumen legalitas keahlian yang diakui pasar kerja
Sebagai wujud keberpihakan nyata pada penguatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah siap memfasilitasi kelanjutan uji kompetensi tersebut secara cuma-cuma alias gratis
Akselerasi peningkatan kapasitas ini nantinya bakal digandengkan langsung dengan skema sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi
Para lulusan angkatan kedua ini dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan melakukan registrasi daring melalui ekosistem platform digital MagangHub yang dijadwalkan bergulir pada bulan depan
Di sisi lain, jajaran lini kerja Kemnaker memberikan garansi bahwa seluruh pemenuhan hak administrasi dan evaluasi akhir program pemagangan ini berjalan secara transparan dan akuntabel
Pihak kementerian juga tengah merampungkan kompilasi data laporan performa pelaksanaan dari masing-masing perusahaan penyelenggara guna menjadi bahan kajian mutu program ke depan
Puncak seremonial pelepasan para alumni Program Magang Nasional Batch 2 ini dijadwalkan berlangsung meriah pada hari ini dengan melibatkan jajaran menteri kabinet kerja
Dua pejabat tinggi negara, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dipastikan hadir langsung guna melepas para aset bangsa tersebut masuk ke pasar kerja industri















Komentar