JurnalPatroliNews – Jakarta – Langkah strategis guna mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia terus digulirkan oleh jajaran Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Otoritas Kemnaker dilaporkan bakal segera melaksanakan agenda Pelatihan Vokasi Nasional dua ribu dua puluh enam Batch Dua yang tersebar secara masif di berbagai wilayah Indonesia
Pelaksanaan program peningkatan keahlian kerja ini akan digerakkan melalui jaringan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas
Selain itu jalannya program juga turut disokong penuh oleh eksistensi Satuan Pelayanan hingga jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah di bawah kendali pemerintah daerah
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memaparkan bahwa program pelatihan ini sengaja dirancang secara khusus agar akses pengembangan kemampuan vokasi dapat menjangkau lapisan masyarakat secara lebih luas
Yassierli menilai pemetaan lokasi yang menyasar daerah-daerah ini bertujuan mendekatkan fasilitas pelatihan dengan wilayah domisili masing-masing calon tenaga kerja
Melalui formula taktis ini, para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kelas pelatihan tanpa perlu terkendala oleh urusan jarak geografis maupun keterbatasan akses lokasi
Dalam keterangan resminya melalui Biro Humas Kemnaker pada hari Jumat ini, Yassierli menegaskan bahwa pemerataan akses menjadi poin utama pelaksanaan Batch Dua
Pihak kementerian mengantongi target yang cukup besar dengan menyasar penyerapan sebanyak tiga puluh ribu peserta untuk dididik dalam gelombang kedua ini
Cakupan wilayah penyelenggaraan program ini dipastikan sangat luas karena digerakkan langsung oleh Unit Pelaksana Teknis Pusat Kemnaker yang tersebar dari ujung barat hingga timur Indonesia
Barisan UPTP penyelenggara utama tersebut meliputi BBPVP Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang, serta jajaran BPVP mulai dari Ambon hingga Ternate
Sinergi Lintas Satuan Pelayanan Dan Pemetaan Wilayah Kerja UPT Pembina Teknis Nasional
Guna menyukseskan target jangkauan massal tersebut, operasional PVN Batch Dua turut mendapatkan sokongan penuh dari barisan Satpel di Bengkulu, Lampung, Sofifi, Kupang, hingga Palu
Lebih dari itu, keterlibatan aktif UPTD Balai Latihan Kerja di berbagai wilayah dipastikan akan berjalan optimal dengan menempatkan BBPVP dan BPVP Kemnaker sebagai pembina teknis
Pada pembagian klaster operasional, wilayah UPTP Pembina BBPVP Bandung akan mengawal jalannya pelatihan di daerah Purwakarta, Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, Kuningan, Kota Banjar, Ciamis, dan Sumedang
Sementara itu, cakupan wilayah pembinaan BBPVP Bekasi terpantau sangat gemuk karena membawahi kawasan Mukomuko, Bengkulu Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga jajaran kabupaten di Kalimantan Tengah
Untuk wilayah tengah dan timur Indonesia, kendali pembinaan dipegang oleh BBPVP Makassar yang menyisir area Bone Bolango, Gorontalo, Tolitoli, serta beberapa kabupaten strategis di Sulawesi Selatan
Selanjutnya untuk wilayah pembinaan BBPVP Medan dilaporkan akan fokus mengawal peningkatan kompetensi di kawasan Kepulauan Riau dan Bengkalis
Bergeser ke pulau Jawa, BBPVP Semarang mendapatkan mandat pembinaan yang mencakup belasan area di Jawa Tengah seperti Banyumas, Rembang, Tegal, Pemalang, Jepara, hingga Kota Pekalongan
Sedangkan untuk wilayah pembinaan BBPVP Serang diproyeksikan untuk memegang kendali teknis di daerah Pandeglang, Lebak, Sintang, Singkawang, Mempawah, hingga kawasan Sumatera Selatan
Di sisi lain, BPVP Banda Aceh bertanggung jawab mengawal wilayah Aceh Selatan, Sabang, Bener Meriah, hingga Subulussalam, sementara BPVP Bandung Barat memegang area Subang, Cirebon, dan Indramayu
Untuk wilayah Jawa Timur, pembinaan dipecah antara BPVP Banyuwangi yang memegang Situbondo dan Jember, serta BPVP Sidoarjo yang membawahi area Lamongan, Bojonegoro, Pasuruan, Malang, hingga Surabaya
Klaster pembinaan luar Jawa lainnya dipegang oleh BPVP Belitung untuk Bangka Belitung, BPVP Kendari untuk wilayah Kolaka, serta BPVP Sorong yang membawahi wilayah Biak dan Fakfak
Terakhir untuk kawasan Nusa Tenggara dibina oleh BPVP Lombok Timur yang mencakup Sumbawa, Flores, hingga Kupang, sementara BPVP Surakarta membawahi wilayah DIY dan Ponorogo, serta BPVP Ternate mengawal area Bitung









Komentar