JurnalPatroliNews | (Boyolali) – Seorang tukang tambal ban bernama Panji Suherman (23) menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di kios tempatnya bekerja di Jalan Pandanaran, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026).
Korban dilaporkan mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Polisi kini menyelidiki pelaku serta motif di balik penyerangan tersebut.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, terduga pelaku diduga menggunakan senjata jenis airsoft gun untuk menyerang korban. Berdasarkan keterangan awal, pelaku melepaskan lima kali tembakan ketika korban sedang berbaring di dalam kios.
“Kami mendapatkan laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Pelaku mendatangi kios saat korban sedang berbaring,” ujar Indra kepada wartawan.
Korban Mengalami Luka di Sejumlah Bagian Tubuh
Menurut keterangan polisi, tembakan mengenai pipi kiri, hidung, dada, dan bagian belakang kepala korban. Setelah melakukan penyerangan, pelaku langsung meninggalkan lokasi.
Indra menjelaskan, terduga pelaku mendatangi korban yang sedang beristirahat, kemudian menodongkan senjata yang diduga berupa airsoft gun dan menembak sebanyak lima kali.
“Terduga pelaku menodongkan senjata yang diduga jenis airsoft gun kepada korban yang sedang tiduran, dan langsung melakukan penembakan sebanyak lima kali,” kata Indra.
Hingga kini, polisi masih berupaya mengidentifikasi orang yang diduga melakukan penyerangan tersebut. Motif penembakan juga masih didalami.
Polisi Temukan Tiga Peluru Gotri
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan menelusuri kejadian. Dari lokasi, polisi mengamankan tiga butir peluru gotri yang diduga berkaitan dengan senjata yang digunakan pelaku.
“Barang bukti yang saat ini kami amankan yaitu tiga butir peluru gotri, yang memang biasanya digunakan untuk senjata jenis airsoft gun,” kata Indra.
Polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi guna mendukung proses penyelidikan. Meski dugaan penggunaan airsoft gun telah disampaikan, jenis senjata yang digunakan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Saksi Melihat Pria Berhelm Datangi Kios
Seorang warga di sekitar lokasi, Dwi Sekar, mengaku melihat seorang pria tak dikenal mengendarai sepeda motor dan mengenakan helm datang ke kios tambal ban tersebut.
Menurut Dwi, pria itu sempat keluar dari kios sebelum kembali masuk. Ia mengaku tidak mengetahui secara langsung apa yang terjadi di dalam tempat usaha tersebut.
Sekitar sepuluh menit kemudian, korban disebut berlari keluar dalam kondisi berdarah dan meminta pertolongan warga.
“Saya tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam kios. Sekitar sepuluh menit kemudian, korban berlari ke arahnya dalam kondisi mengalami pendarahan minta pertolongan oleh warga,” pungkasnya.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lokasi untuk mengungkap identitas terduga pelaku, kronologi lengkap, serta motif penembakan terhadap Panji Suherman.















Komentar