JurnalPatroliNews – Bandar Lampung – Aparat penegak hukum dari Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung mengamankan seorang oknum siswa Sekolah Menengah Pertama setelah nekat melakukan aksi penusukan menggunakan sebilah pisau dapur terhadap teman satu sekolahnya
Insiden berdarah yang melibatkan anak di bawah umur tersebut meletus di lingkungan wilayah Kota Bandar Lampung pada hari Senin menjelang siang hari sekitar pukul sebelas Waktu Indonesia Barat
Akibat serangan senjata tajam yang membabi buta tersebut, korban dilaporkan menderita luka serius pada bagian tubuhnya hingga harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis darurat
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, memberikan konfirmasi resmi dengan membeberkan bahwa motif utama di balik aksi nekat pelaku dipicu oleh rasa sakit hati akibat sering menjadi korban perundungan serta penganiayaan fisik oleh korban
Alfret menjelaskan kronologi kejadian bermula saat pelaku ditantang untuk berkelahi oleh korban yang kemudian berlanjut pada tindakan bullying di mana tubuh pelaku sempat dipiting secara paksa
Merasa terdesak dan tidak berdaya dalam kuncian fisik tersebut, pelaku secara spontan mencabut sebilah pisau yang terselip di area pinggangnya dan langsung menghujamkannya ke arah tubuh korban
Berdasarkan hasil visum medis awal, korban menderita luka robek akibat tusukan di tiga titik koordinat tubuh yang berbeda
Sabetan senjata tajam dari pelaku bersarang pada area punggung serta beberapa titik di bagian samping perut korban
Senjata Dipinjam dari Teman dan Dipicu Penghinaan Terhadap Orang Tua
Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian mengungkap fakta lapangan bahwa alat bukti berupa pisau dapur yang digunakan pelaku bukan miliknya sendiri melainkan hasil meminjam dari seorang rekan
Pelaku disinyalir sengaja mempersiapkan diri dengan membawa senjata tajam ke sekolah karena merasa cemas dan terancam akibat intensitas tindakan bullying yang diterimanya dari korban selama ini
Selain mendapatkan kekerasan secara fisik, pelaku mengaku kerap kali menerima ejekan dan kalimat hinaan verbal yang menyasar pada identitas orang tuanya
Serangan kata-kata kasar dari korban tersebut dinilai telah menginjak-injak harga diri pelaku hingga membuatnya gelap mata dan nekat melancarkan aksi pembalasan
Saat ini oknum siswa SMP yang bertindak sebagai pelaku penusukan tersebut telah resmi diamankan di markas kepolisian untuk menjalani serangkaian pemeriksaan penanganan perkara
Mengingat kedua belah pihak yang terlibat dalam perselisihan ini masih berstatus sebagai anak di bawah umur, jajaran Polresta Bandar Lampung tengah mengupayakan agar penyelesaian kasus hukum ini ditempuh melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice









Komentar