Manuver Politik Bahlil Temui Prabowo Dinilai Upaya Amankan Posisi di Golkar

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pertemuan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama jajaran pengurus DPP Golkar dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Rabu (27/8/2025), dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga posisi politiknya sekaligus mempertegas arah dukungan partai.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai pertemuan itu sarat pesan politik. Menurutnya, Bahlil ingin memastikan kesepahaman dengan Prabowo dalam memperkuat koalisi jangka panjang serta menjamin komitmen Golkar terhadap visi Asta Cita yang diusung pemerintahan.
“Lewat pertemuan ini, Golkar ingin menunjukkan diri sebagai mitra utama Prabowo, sekaligus membuktikan tidak bermain dua kaki. Golkar ingin menegaskan kesetiaannya hingga Pilpres 2029,” ujar Jamiluddin, Rabu malam (27/8).

Ia menambahkan, manuver Bahlil juga bertujuan menghapus keraguan publik maupun internal koalisi mengenai loyalitasnya. Selama ini, Bahlil dikenal dekat dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, sehingga muncul anggapan loyalitasnya terbagi. Dengan langkah ini, Golkar berharap tidak lagi diragukan oleh Prabowo.

Selain itu, Jamiluddin menilai agenda politik Bahlil tak lepas dari dinamika internal Golkar. Upaya menunjukkan kedekatan dengan Prabowo diperkirakan menjadi cara Bahlil untuk meredam wacana pergantian ketua umum, yang sempat menyeruak dengan nama Tutut Soeharto atau Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai kandidat alternatif.
“Secara tidak langsung, Bahlil ingin memastikan kursinya di Golkar tetap aman. Ia ingin membuktikan ke Prabowo bahwa dirinya bisa diandalkan untuk menjaga soliditas koalisi hingga 2029,” jelas Jamiluddin.

Dalam pertemuan siang itu, Bahlil hadir bersama Sekjen Partai Golkar Sarmuji, Wakil Ketua Umum Adies Kadir, Ahmad Doli Kurnia, dan sejumlah pengurus lainnya. Mereka kompak mengenakan jaket kuning Golkar. Usai pertemuan, Bahlil menegaskan bahwa Golkar siap mendukung penuh agenda pemerintahan Prabowo.
“Kami berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan program Presiden yang tertuang dalam Asta Cita,” kata Bahlil kepada wartawan.