JurnalPatroliNews – Jakarta – Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta resmi dibuka pada Rabu, 23 Juli 2025, bertempat di Ballroom Hotel Sultan, kawasan Senayan, Jakarta Pusat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang datang memenuhi undangan dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco. Ia hadir bersama sejumlah tokoh penting Partai Golkar, seperti Ketua Umum Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua Umum Adies Kadir, Gubernur Lemhanas TB Ace Hasan Syadzily, serta Bendahara Golkar Sari Yuliati.
Dalam sambutannya, Pramono mengungkapkan harapannya agar Musda ini mampu melahirkan figur pemimpin yang visioner dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Partai Golkar dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta demi kemajuan daerah.
“Saya berharap forum musyawarah ini berjalan lancar, dan dari sinilah lahir pemimpin yang tidak hanya membanggakan Partai Golkar, tapi juga mampu membangun kerja sama erat dengan Pemprov DKI demi kepentingan masyarakat Jakarta,” ujar Pramono.
Ia juga menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih, diharapkan mampu memimpin partai secara inklusif dan membawa semangat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Pemilihan dalam Musda XI ini akan mempertemukan dua figur penting: Ahmed Zaki Iskandar, petahana Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, dan Mustafa Radja, sosok yang dikenal dekat dengan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.
Musda kali ini menjadi momen penting untuk menentukan arah baru kepemimpinan Golkar di ibu kota, sekaligus memperkuat peran strategis partai dalam dinamika politik dan pembangunan daerah.














