Wajib Ikuti Sekolah Partai, PDIP Bakal Umumkan Calon Kepala Daerah Gelombang Kedua 17 Juli

  • Whatsapp
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat menggelar jumpa pers di Kantor DPP PDIP di Jakarta, Rabu (11/12/2019). Rakernas I sekaligus peringatan HUT partai ke 47 pada 10-12 Januari 2020 di Jakarta ini mengangkat tema 'Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional' dengan sub tema 'Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Industri Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JurnalPatroliNews – Jakarta, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan PDIP akan mengumumkan sejumlah pasangan calon kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada 2020 secara terbatas pada 17 Juli 2020. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP sudah merampungkan rekomendasi dukungan untuk calon kepala daerah di wilayah basis suara.

“PDI Perjuangan sudah menyelesaikan rekomendasi di daerah basis, dan kini fokus kami menyelesaikan rekomendasi daerah klaster III, yaitu daerah dengan perolehan kursi di bawah 10 persen,” kata Hasto dalam keterangannya, Selasa (14/7/2020).

Bacaan Lainnya

Meski banyak daerah menyatakan siap diumumkan, namun dengan pertimbangan kondisi bangsa yang fokus menghadapi pandemi Covid-19, maka pasangan yang akan diumumkan bersifat simbolik sebagai representasi provinsi. Atas dasar itu, pengumuman secara terbatas melalui telekonferensi akan dilakukan Jumat (17/7/2020).

“Di daerah ini PDI Perjuangan bekerja sama dengan seluruh kekuatan partai koalisi pendukung pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Termasuk PKB, PPP, PAN, dan PBB. Kerja sama dengan partai nasionalis seperti Golkar, Gerindra, Hanura, Perindo dan lain-lain juga banyak dilakukan,” tutur Hasto.

Pascadiumumkan, setiap pasangan calon wajib mengikuti sekolah partai guna memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila.

Di Sekolah Partai, mereka belajar kebijakan legislasi dan anggaran, tata pemerintahan baik dan bersih, program kerakyatan berbasis Trisakti Bung Karno, strategi pemenangan pemilu berbasis gotong-royong, komunikasi politik, dan berbagai perspektif kepemimpinan visioner berdasarkan best practices dari kepala daerah PDI Perjuangan.

“Partai terus memperkuat militansi kader termasuk para kepala daerah dan wakil kepala daerah. Semua solid bergerak untuk Indonesia yang lebih berkeadaban, makmur, adil, dan terus menggelorakan semangat berdikari, serta mendorong Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan,” tandas Hasto.

Untuk informasi, gelombang pertama pengumuman dukungan PDIP untuk Pilkada 2020 sudah dilakukan pada 19 Februari 2020. Ada 48 pasangan calon yang resmi mendapat dukungan PDIP, baik untuk pilgub maupun pilkada kabupaten-kota.

(lk/*)

Pos terkait