JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab di kantor MPR RI, Rabu (15/4/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan hubungan bilateral sekaligus percepatan kerja sama strategis, khususnya di sektor investasi dan energi.
Eddy menjelaskan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke UEA pada Januari 2026. Dalam lawatan tersebut, ia bersama delegasi Indonesia, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, melakukan pertemuan dengan Menteri Energi UEA, Suhail Al Mazrouei.
“Pertemuan ini menindaklanjuti berbagai pembahasan kerja sama ekonomi, termasuk pengembangan energi terbarukan antara Indonesia dan UEA,” ujar Eddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Salah satu wujud konkret kerja sama yang telah berjalan adalah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata berkapasitas 145 MW yang dikembangkan oleh Masdar. Proyek tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua negara dalam mendorong transisi menuju energi bersih.
Selain sektor energi, Eddy juga menekankan pentingnya momentum tahun ini yang menandai 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan UEA. Ia berharap peringatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama, terutama dalam bidang ekonomi dan investasi.
“Ini adalah tahun bersejarah bagi kedua negara. Kami berharap hubungan yang sudah erat ini dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi bersama,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar UEA menyampaikan dukungan terhadap berbagai inisiatif kerja sama yang telah dibangun oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai program strategis yang telah disepakati, sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan UEA ke depan, khususnya dalam mendorong investasi serta percepatan transisi energi.














