Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim Asia, Bakamla RI Gelar Pelatihan CBP HACGAM 

”Lingkungan strategis global saat ini menghadapi berbagai tantangan seperti perdagangan narkoba, penyelundupan manusia, perompakan, perdagangan senjata, dan terorisme melalui jalur laut. Hal ini memerlukan sinergitas antar penegak hukum di kawasan Asia”, lanjutnya.

Di hari pertama kegiatan, peserta mendapatkan materi mengenai Pendeteksian dan Penindakan terhadap Jalur Imigran Ilegal yang disampaikan oleh Katim Pengembangan PPNS dan Digital Forensik Ditjen Imigrasi Agus Winarto. Materi berikutnya mengenai Kejahatan Lintas Negara oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) Fatimana Agustinanto.

Selain itu, Direktur Interdiksi Badan Narkotika Nasional Terry Z. Muslim, S.Sos., M.M., turut menyampaikan materi tentang Pendekatan dan Penindakan Terhadap Jalur 
Distribusi Narkoba Ilegal. Diskusi mendalam ini menyoroti berbagai modus operandi yang berkembang dalam kejahatan lintas batas di laut.

Dengan terlaksananya CBP HACGAM 2024, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para personel negara anggota HACGAM terhadap penerapan hukum laut internasional dalam kegiatan penegakan hukum di laut, meningkatkan kepercayaan antar sesama anggota HACGAM dan memperkuat jaring komunikasi antar peserta pelatihan untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam kontribusi menciptakan keamanan dan keamanan laut di kawasan Asia.