Dukung Pemulihan Batang Toru, TNI AL Kerahkan Alat Berat Zeni Marinir Bersihkan Material Banjir

JurnalPatroliNews – Jakarta – Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut terus mengintensifkan upaya kemanusiaan guna membantu percepatan pemulihan pascabencana banjir yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sejak awal terjadinya bencana hingga penghujung tahun 2025, TNI AL telah menyebarkan personel di berbagai titik strategis, khususnya di Kecamatan Batang Toru dan Angkola Sangkunur, untuk memastikan fasilitas umum dan rumah warga kembali berfungsi normal.

Dengan dukungan alat berat dari satuan Zeni Marinir, para prajurit fokus pada pembersihan material lumpur, pasir, dan sisa-sisa kayu yang menutup akses jalan serta sekolah.

Area terdampak seperti Desa Hutagodang, Desa Garoga, dan Desa Aek Gadol Nauli menjadi sasaran utama pembersihan saluran air yang tersumbat.

Selain itu, petugas juga melakukan pemotongan pohon tumbang dan pengangkutan material sisa banjir untuk mencegah terjadinya genangan air lanjutan jika hujan kembali turun.

Di Desa Hutagodang, sebanyak 27 personel bekerja sama dengan alat berat excavator milik Marinir dan sipil untuk membuat saluran air baru.

Sementara itu, puluhan personel lainnya dikerahkan khusus untuk membersihkan SDN 100704 Hutagodang serta rumah-rumah warga di sekitarnya. Upaya ini dilakukan agar proses belajar mengajar dan aktivitas rumah tangga warga tidak terhambat terlalu lama akibat dampak bencana.

Aksi kemanusiaan ini juga menjangkau wilayah Angkola Sangkunur, di mana prajurit TNI AL melakukan pembersihan di SMPN 2 serta membantu penjernihan dan penyediaan air bersih bagi warga Desa Sibarabara.

Tidak hanya fokus pada pembersihan fisik, personel Marinir juga mendirikan posko darurat, tenda personel, hingga pemasangan instalasi listrik dan fasilitas MCK untuk mendukung kelancaran operasi bantuan di lapangan.

Langkah responsif ini merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menegaskan bahwa TNI AL harus selalu hadir sebagai pelindung dan pembantu masyarakat dalam kondisi darurat.

Melalui tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) ini, TNI AL membuktikan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana dan pemulihan kesejahteraan masyarakat di wilayah Indonesia.