JurnalPatroliNews – Makassar – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., bersama Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos., secara resmi menutup Festival Dirgantara Bumi Lasinrang 2025 yang berlangsung di Detasemen TNI AU, Kabupaten Pinrang, pada Kamis, 10 Juli 2025.
Setibanya di lokasi, Danlanud Sultan Hasanuddin beserta jajaran disambut hangat oleh sanggar seni Lasinrang dengan tarian tradisional Paduppa serta pengalungan kain sutra khas daerah Pinrang sebagai bentuk penghormatan.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanud membacakan pesan dari Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Kasau menyampaikan apresiasi atas dukungan dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pinrang yang dinilai sangat antusias dalam menyukseskan kegiatan yang telah berlangsung sejak 2 Juli lalu.
Menurut Kasau, Festival Dirgantara bukan sekadar hiburan, tetapi juga ajang edukasi, promosi kebudayaan lokal, dan sarana mendorong ekonomi daerah. “Kegiatan ini sangat strategis karena memadukan unsur pengetahuan, budaya, dan hiburan sekaligus,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kekuatan matra udara tidak hanya dibangun melalui teknologi dan kemampuan militer, tetapi juga dengan mempererat kedekatan antara TNI AU dan masyarakat. “Melalui acara seperti ini, kami berharap terjalin interaksi positif, munculnya minat generasi muda terhadap dunia dirgantara, serta penguatan persatuan nasional,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Kasau menyampaikan bahwa Kabupaten Pinrang akan kembali menjadi perhatian nasional dengan digelarnya Kejuaraan Nasional Motor Cross MX 2025 pada 12–13 Juli mendatang. Ia menyoroti bahwa ajang tersebut merupakan satu-satunya seri Kejurnas di luar Jawa, yang dipersiapkan sepenuhnya oleh panitia lokal. “Ini membuktikan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan TNI AU mampu melahirkan event nasional dengan kualitas tinggi,” tandasnya.
Sebagai penutup festival, para siswa dari tingkat SD hingga SMA binaan Dinas Potensi Dirgantara Lanud Sultan Hasanuddin menampilkan tarian khas daerah, Siporio Siporenu. Suasana makin semarak saat pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 33 melakukan atraksi penerjunan oleh personel Batalyon 466 Kopasgat secara free fall, memukau seluruh penonton yang hadir.














