JurnalPatroliNews – Jakarta – TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan kesiapsiagaan di laut dengan mengevakuasi awak kapal nelayan yang mengalami kecelakaan di perairan utara Jakarta, Senin, 9 Februari 2026. Aksi penyelamatan dilakukan oleh Tim Survei Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) yang tengah menjalankan misi pemetaan laut di kawasan Teluk Jakarta bagian utara.
Insiden bermula ketika tim survei yang mengoperasikan unsur Boat 4-SBES mendapati sebuah kapal nelayan KM Agung Jaya dalam kondisi oleng di tengah cuaca berangin kencang. Kapal tersebut diketahui mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam, memaksa sebagian awaknya terjun ke laut untuk menyelamatkan diri.
Melihat situasi darurat tersebut, tim Pushidrosal langsung mengubah haluan dan bergerak cepat menuju titik kejadian. Prosedur penyelamatan laut segera diterapkan untuk mengevakuasi para korban.
Sebanyak tiga Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diangkat ke atas kapal survei dalam kondisi selamat. Setelah dipastikan aman, seluruh ABK kemudian dibawa menuju pelabuhan terdekat sebelum tim melanjutkan kembali tugas survei hidro-oseanografi sesuai rencana operasi.
Tindakan cepat ini mencerminkan komitmen TNI AL dalam menjaga keselamatan pelayaran dan melindungi masyarakat maritim. Aksi tersebut juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menegaskan pentingnya profesionalisme, kesiapsiagaan, serta kepedulian prajurit TNI AL terhadap keselamatan di wilayah perairan Indonesia.











