Operasi Koops TNI Habema Berhasil Amankan Senjata Api di Intan Jaya, Warga Harapkan Papua Tetap Damai

JurnalPatroliNews | Intan Jaya – Komando Operasi (Koops) TNI Habema melaksanakan operasi pengamanan di sekitar Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Kamis (16/7). Dalam operasi tersebut, personel TNI mengamankan sebuah honai yang menurut keterangan resmi diduga digunakan sebagai lokasi transit kelompok bersenjata yang dikaitkan dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Menurut keterangan Koops TNI Habema, operasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi intelijen mengenai dugaan rencana aksi bersenjata terhadap aparat keamanan serta aktivitas konsolidasi kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Setelah melalui tahapan pengintaian, verifikasi informasi, dan perencanaan operasi, personel bergerak menuju lokasi dengan sasaran mengamankan area yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok tersebut, sembari mengedepankan aspek keselamatan masyarakat.

Dalam operasi itu, aparat menyatakan berhasil menguasai honai yang diduga digunakan sebagai lokasi transit. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan satu pucuk senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm, satu pucuk senapan angin dalam kondisi terurai, sejumlah amunisi, serta perlengkapan lain yang disebut berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata.

Koops TNI Habema menilai pengamanan sejumlah senjata tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi ancaman terhadap masyarakat sipil sekaligus mencegah penggunaannya dalam aksi kekerasan di wilayah Intan Jaya.

Di sela pelaksanaan operasi, menurut keterangan resmi TNI, empat warga yang berada di sekitar lokasi menyampaikan harapan agar situasi keamanan di kampung mereka tetap kondusif dan terbebas dari kekerasan. Mereka juga disebut menyatakan komitmen untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kedamaian lingkungan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa setiap operasi keamanan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip profesional, selektif, terukur, serta memperhatikan keselamatan warga sipil.

“Tugas utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat Papua. Setiap tindakan dilakukan berdasarkan informasi yang valid dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap masyarakat serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Keamanan yang terjaga menjadi fondasi bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Koops TNI Habema juga kembali mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di wilayah pedalaman Papua untuk menghentikan aksi kekerasan dan memilih penyelesaian melalui jalur damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak TNI menyatakan bahwa pendekatan keamanan akan terus diimbangi dengan pendekatan humanis sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat Papua.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan keterangan resmi Koops TNI Habema. JurnalPatroliNews belum memperoleh konfirmasi atau tanggapan dari pihak yang disebut sebagai kelompok TPNPB-OPM terkait pernyataan dan klaim dalam operasi tersebut.

Komentar