Satgas Yonif 126/KC Turun Tangan Perbaiki Jembatan Penghubung di Epsembit

JurnalPatroliNews – Epsembit – Jembatan Oga, yang menjadi urat nadi penghubung di Kampung Epsembit, Distrik Mindiptana, akhirnya mendapat perhatian serius. Pada Selasa (29/7/2025), Satgas Yonif 126/Kala Cakti (KC) menggelar aksi nyata melalui program bakti sosial dengan memperbaiki infrastruktur penting tersebut bersama warga.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi langsung antara personel Satgas dan masyarakat lokal yang dipimpin oleh Kepala Kampung Epsembit, Thomas Fiktor. Bersama-sama, mereka bergotong royong membenahi kerusakan parah pada jembatan yang selama ini menjadi jalur utama distribusi dan mobilitas penduduk.

Jembatan Oga selama ini sangat dibutuhkan warga untuk mengakses berbagai kebutuhan harian, termasuk hasil tani dan bahan pokok. Namun, kondisinya yang rusak parah sempat menyulitkan transportasi antarwilayah dan memengaruhi aktivitas ekonomi warga.

Melihat kondisi tersebut, prajurit TNI dari Yonif 126/KC langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu waktu lama, mereka terjun langsung ke lokasi, menggali, menyusun ulang bagian yang rusak, dan memperkuat struktur jembatan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Komandan Satgas Yonif 126/KC, Letkol Inf Muhammad Syahirin Yahya, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung pembangunan dan memperkuat konektivitas wilayah pedalaman.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat secara langsung. Perbaikan jembatan ini diharapkan bisa mempermudah akses mereka menuju layanan dasar dan meningkatkan aktivitas ekonomi harian,” ujar Letkol Syahirin.

Thomas Fiktor, selaku Kepala Kampung, menyampaikan apresiasi mendalam atas keterlibatan Satgas dalam membenahi fasilitas umum tersebut.

“Terima kasih kepada Satgas Yonif 126/KC yang telah membantu kami membangun kembali jembatan yang sangat kami butuhkan. Semoga ini membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Thomas.

Masyarakat Epsembit sendiri menyambut baik inisiatif ini. Mereka melihat kehadiran TNI tak hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai sahabat rakyat yang turut memikirkan persoalan mendasar di wilayah mereka.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, aksi ini menjadi cermin kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat. Ke depannya, diharapkan semangat kebersamaan ini bisa terus tumbuh dan menjadi fondasi untuk mempercepat pembangunan di pelosok Papua.