JurnalPatroliNews – Jakarta – Komunitas pegawai lokal yang bekerja di kantor Perwakilan Negara Asing (PNA) dan Organisasi Internasional (OI) di Indonesia, yang tergabung dalam EILS Union (Embassies and International Organizations Local Staff Union), mengadakan acara tahunan bertajuk Local Staff Gathering 2025, Sabtu (12/7).
Bertempat di Aula HB. Jassin, Perpustakaan Jakarta, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antar anggota EILS yang sudah eksis sejak tahun 2010.
Dalam sambutannya, Irvan Indrawan selaku Ketua EILS Union menegaskan bahwa agenda ini tak sekadar temu kangen, tapi juga wadah memperkuat jejaring antar pegawai lokal yang berkiprah di lingkup diplomatik PNA dan OI.
“Kami ingin keberadaan EILS Union tidak hanya bermanfaat bagi anggotanya, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui beragam kegiatan sosial dan edukatif,” tutur Irvan.
Wakil Ketua Umum EILS Union, Mutmainnah, menambahkan bahwa salah satu kegiatan unggulan pada acara ini ialah pembagian wakaf Mushaf Al-Qur’an. Secara simbolis, Ibu Inam Mekhloufi, pengurus EILS sekaligus staf lokal di salah satu kedutaan besar di Jakarta, menyerahkan Mushaf kepada Himpunan Pemuda Al-Khairiyah, beberapa pesantren, serta Perpustakaan DKI Jakarta.
“Ini wujud kontribusi kecil kami untuk mendukung peningkatan literasi dan penguatan nilai-nilai spiritual di masyarakat,” ujarnya.
Suasana semakin hidup dengan pertunjukan kemampuan berbahasa asing dari para anggota, mulai dari bahasa Arab, Jepang, hingga Rusia. Hal ini mencerminkan kesungguhan mereka dalam meningkatkan kompetensi diri di dunia kerja bertaraf internasional.
Kini, EILS Union telah menaungi lebih dari 150 anggota yang merupakan pegawai lokal dan warga negara Indonesia di berbagai perwakilan negara dan organisasi internasional di Indonesia. Paguyuban ini menjadi kanal komunikasi, koordinasi, dan pengembangan profesionalisme anggotanya.
Acara yang digelar sejak pukul 13.00 hingga 17.00 WIB tersebut turut dihadiri para anggota, perwakilan dari PNA dan OI, serta tamu undangan dari berbagai lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat.














