JurnalPatroliNews – Jakarta – Blokade ketat Israel terhadap Gaza terus memicu krisis kemanusiaan yang makin memburuk. Kelaparan massal melanda, menjerat warga sipil Palestina dari anak-anak hingga lansia. Ironisnya, di tengah kepungan lapar, tentara Israel dilaporkan menyerang warga yang tengah mengantre bantuan pangan.
Menanggapi tragedi tersebut, Presiden Justice and Democracy Forum (JDF) Asia Pasifik, Jazuli Juwaini, angkat bicara. Ia menyebut kekejaman Israel telah melampaui batas nalar dan kemanusiaan.
“Ini bukan lagi soal konflik wilayah atau dinamika politik. Yang terjadi adalah pembantaian sistematis atas hak paling dasar manusia—bertahan hidup. Israel bukan hanya membiarkan rakyat Palestina kelaparan, mereka juga menembaki warga yang sekadar menunggu makanan. Ini adalah bentuk kejahatan kemanusiaan yang tak bisa ditoleransi,” ujar Jazuli dalam pernyataan resminya, Minggu, 27 Juli 2025.
Sebagai anggota DPR RI, Jazuli mengaku terpukul menyaksikan dunia internasional yang nyaris bungkam. Ia menilai diamnya negara-negara besar mencerminkan kegagalan moral dan kematian nurani global.
“Setiap hari warga Palestina meregang nyawa—bukan hanya oleh senjata, tapi juga oleh rasa lapar yang dipelihara dengan sengaja. Sementara itu, para pemimpin dunia lebih sibuk menjaga kepentingan geopolitik daripada menyelamatkan nyawa manusia,” kritiknya.
Dalam pernyataannya, Jazuli mendesak dibentuknya koalisi global dari negara-negara berdaulat, organisasi internasional, dan elemen masyarakat sipil untuk menuntut pertanggungjawaban Israel secara nyata.
“Komunitas internasional tak boleh terus menutup mata. Israel dan seluruh komando militernya harus dikenai sanksi keras. Dunia harus bersatu untuk menghentikan pendudukan yang brutal dan sistematis terhadap Palestina,” tegasnya.
Jazuli menutup seruannya dengan pernyataan penuh emosi: “Jika dunia terus diam, sejarah akan mengutuk kita sebagai generasi yang membiarkan anak-anak mati karena kelaparan dan ketakutan. Sudah waktunya bertindak—dan saatnya adalah sekarang!”
Justice and Democracy Forum menyatakan komitmennya untuk terus berdiri di barisan perjuangan rakyat Palestina dan menolak segala bentuk penindasan, penjajahan, serta pelanggaran HAM di mana pun terjadi.














