JurnalPatroliNews – Minahasa – Untuk meningkatkan kapasitas personel di bidang pengamanan perairan, Zona Tengah Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menggelar Latihan Selam Lanjutan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini resmi dimulai pada Rabu (31/7/2025) di kawasan Pantai Bulo, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Acara pembukaan dilaksanakan melalui upacara resmi yang dipimpin oleh Kepala Zona Tengah Bakamla, Laksamana Pertama Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP., dan turut dihadiri oleh jajaran pejabat Zona Tengah, instruktur dari POSSI, Basarnas, dan tim medis dari Diskes Lantamal VIII.
Dalam sambutannya, Laksma Teguh menyampaikan bahwa kemampuan menyelam adalah keterampilan fundamental bagi setiap personel Bakamla, khususnya yang aktif dalam misi penjagaan dan penyelamatan laut. Ia menambahkan bahwa latihan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Bakamla dalam membentuk SDM yang tangguh dan profesional.
“Latihan ini tak sekadar soal teknik menyelam, tetapi juga pembentukan mental, daya tahan fisik, serta keberanian menghadapi kondisi ekstrem di laut,” tegas Teguh.
Kegiatan pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, terdiri dari sesi teori di kelas serta praktik lapangan di laut lepas. Materi mencakup teknik penyelaman lanjutan, pelatihan penyegaran (refreshing dive), dan simulasi kondisi darurat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyematan tanda peserta oleh inspektur upacara, diikuti dengan pengenalan materi oleh para pelatih, serta pelaksanaan latihan langsung di perairan Pantai Bulo.
Bakamla RI berharap, lewat pelatihan ini, para peserta semakin siap dalam menjalankan tugas strategis penjagaan keamanan laut nasional, termasuk ketika dikerahkan dalam misi bantuan dan evakuasi seperti operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).














