Kim Jong Un Dorong Percepatan Pengembangan Nuklir Usai Latihan Militer AS-Korsel

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menegaskan negaranya harus segera mempercepat perluasan kekuatan nuklir. Peringatan tersebut disampaikan setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan melangsungkan latihan militer gabungan yang menurut Pyongyang melibatkan unsur nuklir.

Menurut laporan Reuters, Kim menilai situasi keamanan saat ini menuntut Korea Utara untuk menambah persenjataan nuklir secara cepat. Ia menuding latihan bersama AS dan Korea Selatan mencerminkan sikap bermusuhan yang semakin jelas terhadap negaranya.

“Latihan tersebut memperlihatkan niat mereka untuk terus bersikap konfrontatif dan tidak bersahabat dengan Korea Utara,” ujar Kim seperti dikutip Reuters.

Latihan gabungan bertajuk Ulchi Freedom Shield itu berlangsung selama 11 hari dan disebut setara dengan skala latihan pada tahun 2024.

Di sisi lain, isu pengembangan senjata nuklir Korea Utara diperkirakan akan menjadi topik utama dalam pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dalam waktu dekat.

“Langkah ini menandakan penolakan Pyongyang terhadap denuklirisasi, sekaligus tekad untuk memperkuat arsenal nuklir secara permanen,” ungkap Hong Min, analis dari Institut Unifikasi Nasional Korea.

Sementara itu, Federasi Ilmuwan Amerika melaporkan tahun lalu bahwa Korea Utara kemungkinan memiliki cukup bahan baku fisi untuk memproduksi hingga 90 hulu ledak nuklir. Namun, jumlah yang sudah dirakit diperkirakan mendekati 50 unit.

Tak hanya itu, Pyongyang juga tengah menyiapkan pembangunan kapal perusak kelas Choe Hyon berbobot 5.000 ton yang ketiga, dijadwalkan selesai pada Oktober tahun depan. Uji coba rudal jelajah dan anti-udara untuk memperkuat kapal perang tersebut juga sedang berlangsung.