Wamendiktisaintek Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Garuda di Rejang Lebong

JurnalPatroliNews – Rejang Lebong – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, melakukan kunjungan ke calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Lokasi yang ditinjau berada di kawasan Villa Diklat Danau Mas Harun Bastari (DMHB).

Menurut Stella, area tersebut memiliki potensi yang baik untuk pengembangan sekolah karena menawarkan lingkungan yang nyaman. “Tempatnya indah, udaranya sejuk, dan sangat mendukung sebagai lokasi pendidikan,” ujar Stella saat meninjau, Rabu (20/8/2025).

Ia menuturkan, pembangunan Sekolah Garuda membutuhkan lahan minimal 20 hektare. Dari total lahan tersebut, sekitar 2 hektare akan difungsikan untuk gedung sekolah, sedangkan sisanya diperuntukkan sebagai fasilitas pendukung, termasuk ruang terbuka hijau. Lahan yang tersisa juga akan tetap bisa dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas pertanian.

“Walaupun lahan ini sudah menjadi aset kementerian, kami ingin masyarakat tetap dapat mengelolanya untuk kegiatan pertanian seperti yang sudah berlangsung di sekitar lokasi,” tambahnya.

Dari hasil peninjauan, lahan calon sekolah dinyatakan sudah memenuhi syarat seluas 20 hektare. Saat ini, proses yang dibutuhkan tinggal sertifikasi dan pemindahan kepemilikan dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong ke Kementerian Diktisaintek.

Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri, menyambut baik rencana pembangunan sekolah tersebut. Ia menilai keberadaan Sekolah Garuda akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi warga setempat. “Kehadiran sekolah ini akan membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama di sekitar lokasi,” ujarnya.

Lebih jauh, Fikri menegaskan bahwa Sekolah Garuda juga berpotensi mengembalikan identitas Rejang Lebong sebagai kota pelajar. Sebelum Provinsi Bengkulu terbentuk, daerah ini pernah menjadi pusat pendidikan bagi masyarakat Bengkulu dan Sumatera Selatan.

Berita Lainnya