JurnalPatroliNews – Jakarta – Universitas Paramadina bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) meresmikan program Beasiswa GoTo–Paramadina, sebuah inisiatif pendidikan untuk membuka akses kuliah berkualitas bagi generasi muda, khususnya anak-anak mitra pengemudi Gojek.
Pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026, enam mahasiswa baru yang merupakan putra-putri driver Gojek resmi ditetapkan sebagai penerima manfaat. Mereka akan menempuh pendidikan sarjana mulai September 2025 di kampus baru Universitas Paramadina di Jl. Hankam, Cipayung, Jakarta Timur.
Beasiswa ini menanggung seluruh biaya studi hingga lulus, termasuk delapan semester perkuliahan, buku, pembuatan skripsi, pelatihan, hingga prosesi wisuda.
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen nyata untuk memperluas kesempatan pendidikan:
“Kami meyakini pendidikan adalah hak semua warga negara. Melalui Beasiswa GoTo–Paramadina, anak-anak bangsa dari berbagai latar belakang, termasuk keluarga driver, bisa meraih pendidikan tinggi yang berkualitas. Harapannya, para penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi pemimpin yang berintegritas dan siap mengabdi pada masyarakat,” ujar Prof. Didik.
Seleksi penerima beasiswa dimulai sejak Juli 2025. Dari 301 pendaftar yang disosialisasikan melalui internal GoTo, terpilih 20 kandidat untuk mengikuti tahapan Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Inggris, psikotes, dan wawancara dengan dosen lintas program studi. Dari proses tersebut, enam orang terbaik dipilih berdasarkan prestasi akademik, kemampuan organisasi, serta kepemimpinan.
Prof. Didik menambahkan bahwa kemitraan strategis dengan GoTo diharapkan terus berlanjut sehingga lebih banyak anak mitra driver dapat melanjutkan kuliah. “Dengan bekal pendidikan, mereka bisa menjadi generasi yang memberi kontribusi besar bagi masa depan bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, CEO Gojek Patrick Walujo dalam acara peresmian Kampus Paramadina menekankan pentingnya keberpihakan perusahaan terhadap mitra pengemudi.
“Driver adalah mitra penting dalam ekosistem kami. Karena itu, Gojek berkewajiban mendukung peningkatan kesejahteraan mereka, termasuk melalui akses pendidikan bagi keluarga. Inisiatif ini adalah bagian dari idealisme Gojek untuk tumbuh bersama mitra,” ujarnya.
Kerja sama ini tidak hanya menjadi dukungan finansial bagi keluarga driver, tetapi juga mencerminkan upaya bersama dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Universitas Paramadina menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi penting untuk membangun masyarakat yang adil, berdaya saing, dan sejahtera.














