Program Kopdes Merah Putih Masuki Tahap Krusial, 1.000 Koperasi Segera Beroperasi

JurnalPatroliNews – Jakarta – Program strategis Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih kini memasuki fase penting, yaitu penentuan mekanisme pendanaan untuk mendukung operasionalnya di seluruh Indonesia.

Sejumlah regulasi telah diterbitkan sebagai dasar hukum pelaksanaan program ini. Antara lain:

  1. PMK Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Kopdes Merah Putih.
  2. PMK Nomor 63/2025 mengenai penggunaan Saldo Anggaran Lebih Tahun Anggaran 2025 untuk mendukung bank penyalur kredit bagi Kopdes Merah Putih.
  3. Permendes PDT Nomor 10/2025 yang mengatur persetujuan kepala desa dalam pembiayaan koperasi.
  4. Permendagri Nomor 13/2025 tentang dukungan pemerintah daerah dalam pendanaan koperasi.

“Dari sisi aturan sudah lengkap. Kini tinggal pengecekan lokasi gudang dan gerai. Setelah itu, Kopdes Merah Putih siap jalan,” ujar Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono usai rapat koordinasi Satgas Nasional Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (29/9).

Ferry menjelaskan, tahap awal akan dimulai dengan 1.000 Kopdes Merah Putih, kemudian diperluas menjadi 20 ribu koperasi. Dukungan pembiayaan juga telah dipersiapkan bank-bank Himbara dengan plafon pinjaman Rp3 miliar per koperasi. “Semua proposal dari 1.000 koperasi tahap pertama sudah masuk, tinggal menunggu pencairan,” jelasnya.

Ia menambahkan, hambatan sebelumnya terkait musyawarah desa khusus (musdesus) kini tidak lagi menjadi kendala, lantaran aturan baru memungkinkan pelaksanaannya secara serentak. Bahkan syarat persetujuan kepala daerah juga sudah dihapus.

Menurut Ferry, pendirian gudang dan gerai Kopdes Merah Putih menjadi prioritas karena berfungsi sebagai offtaker, pusat distribusi, sekaligus penyedia barang. Pinjaman koperasi tidak hanya difokuskan untuk modal kerja, tetapi juga investasi pembangunan fasilitas tersebut.

“Kami ingin mengubah mindset masyarakat desa, bukan sekadar penerima manfaat, melainkan menjadi pelaku usaha di desanya masing-masing,” tegas Ferry.

Selain pendanaan, bank Himbara bersama Kemenkop dan Satgas juga akan memberikan pelatihan serta pendampingan bagi pengurus koperasi.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan data 20 ribu Kopdes Merah Putih sudah siap, dengan 1.000 koperasi pertama akan diluncurkan dalam waktu dekat. “Kesuksesan program ini bukan hanya tanggung jawab Kemenkop, tetapi juga semua kementerian, lembaga, dan DPR RI,” ujarnya.