Trump Singgung Pembentukan Pasukan Internasional untuk Stabilitas Gaza

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa kelompok Hamas sebenarnya tidak sulit untuk diatasi.

Pernyataan itu disampaikan saat bertemu dengan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani dan Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani di pesawat Air Force One, Sabtu (25/10/2025), ketika Trump dalam perjalanan menuju Malaysia.

“Hamas tidak akan sulit untuk diatasi,” kata Trump seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu (26/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Trump menyampaikan apresiasi kepada Qatar atas perannya dalam mengamankan kesepakatan gencatan senjata di Gaza, di tengah serangan pasukan Israel yang terus berlanjut terhadap wilayah Palestina.

Trump menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel akan terus berlanjut, dengan harapan kedua pihak mematuhi komitmen yang telah disepakati.

“Ini akan sangat cepat. Tapi saya berharap Hamas juga demikian karena mereka telah berjanji pada kami tentang sesuatu,” ujar Trump.

Presiden AS itu juga mengisyaratkan kemungkinan keterlibatan pasukan dari Qatar dan beberapa negara lain dalam pembentukan pasukan stabilisasi internasional untuk Gaza.

“Kami memiliki 59 negara, banyak yang sudah menandatangani. Ini seharusnya menjadi perdamaian yang berlangsung lama. Pasukan keamanan untuk Gaza dapat dibentuk cukup cepat, dan mereka sebenarnya sedang memilih pemimpinnya saat ini,” tandas Trump.