Akhir Bulan Oktober, Harga Beras dan Gula Turun, Cabai Merah Melonjak

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menjelang akhir bulan Oktober 2025, mayoritas harga bahan pokok di pasaran mengalami penurunan.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) per Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 13.00 WIB, sebagian besar komoditas mencatatkan tren harga menurun, meski beberapa jenis cabai masih menunjukkan kenaikan.

Harga beras kualitas super tercatat turun 0,58 persen menjadi Rp17.100 per kilogram (kg). Sementara beras medium juga turun 0,31 persen ke posisi Rp15.900 per kg.

Gula pasir lokal turun 0,82 persen menjadi Rp18.050 per kg, diikuti gula pasir premium yang turun 0,51 persen ke Rp19.700 per kg.

Di sisi lain, beberapa komoditas hortikultura justru mengalami kenaikan harga. Cabai merah besar naik 0,71 persen ke Rp49.600 per kg, dan cabai merah keriting melonjak lebih tinggi sebesar 1,81 persen menjadi Rp53.500 per kg. Sementara cabai rawit merah justru turun 2,51 persen ke Rp40.800 per kg.

Untuk kebutuhan protein hewani, harga telur ayam ras turun 0,79 persen ke Rp31.450 per kg, sedangkan daging ayam turun 1,29 persen menjadi Rp38.200 per kg.

Minyak goreng kemasan turun tipis 0,22 persen ke Rp22.450 per kg, sementara minyak goreng curah sedikit naik 0,27 persen ke Rp18.700 per kg.

Komoditas lainnya yang juga menurun adalah bawang putih yang turun 0,64 persen ke Rp39.100 per kg dan bawang merah turun 1,18 persen ke Rp41.800 per kg. Daging sapi segar pun mengalami penurunan 0,92 persen ke harga Rp140.100 per kg.

Tren penurunan harga sejumlah bahan pokok ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama menjelang awal November. Namun, pemerintah tetap diimbau untuk menjaga stabilitas pasokan agar harga tidak kembali berfluktuasi menjelang akhir tahun dan musim liburan.