JurnalPatroliNews – Jakarta – Sebuah mortir tua berukuran besar ditemukan warga di halaman depan rumah di Kampung Jetisharjo, Kelurahan Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.
Benda tersebut diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II. Penemuan itu terjadi pada Senin (3/11/2025) pagi sekitar pukul 05.45 WIB.
Penemuan bermula ketika seorang warga menggali tanah di depan rumahnya, tepat di samping pohon mangga. Saat mencangkul, warga tersebut merasakan adanya benda keras di dalam tanah.
Setelah diperiksa, ternyata benda itu berbentuk mortir besar yang masih utuh.
“Saat menggali tanah sekitar pukul 05.45 WIB, pelapor menemukan benda keras. Setelah diperiksa, ternyata benda tersebut merupakan mortir.
Ia langsung melaporkan hal itu kepada Babinsa Kelurahan Cokrodiningratan Serka Bondan Prabowo,” kata Danramil Jetis, Kapten Inf Usep, di Yogyakarta, Senin (3/11/2025).
Mendapat laporan tersebut, pihak Koramil Jetis segera berkoordinasi dengan Polsek Jetis dan meneruskan laporan ke tim Gegana Polda DIY. Petugas Gegana kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.
Mortir tersebut kemudian diamankan dari lokasi dan dibawa ke tempat khusus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya, bahan peledak itu akan diledakkan di lokasi aman untuk mencegah potensi bahaya.
Kapten Usep mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada aparat jika menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak atau peninggalan perang.
“Kami minta warga tidak memindahkan atau menyentuh benda sejenis, cukup laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan aman,” ujarnya.
Penemuan mortir di kawasan padat penduduk ini sempat menarik perhatian warga sekitar. Petugas menutup sebagian akses jalan selama proses evakuasi berlangsung untuk menghindari risiko ledakan.














