Pejabat Israel Murka Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kemenangan Zohran Mamdani sebagai wali kota New York memicu reaksi keras dari sejumlah pejabat Israel.

Menteri Urusan Diaspora Israel, Amichai Chikli, menyebut kemenangan Mamdani sebagai “guncangan terhadap fondasi kebebasan” di kota yang selama ini dikenal sebagai tempat aman bagi komunitas Yahudi.

Dalam pernyataannya, Chikli menyerukan agar warga Yahudi di New York mempertimbangkan untuk pindah ke Israel. Ia bahkan mengaitkan pandangan politik Mamdani dengan kelompok teroris pelaku serangan 11 September 2001.

“Pandangan Mamdani tidak jauh berbeda dengan para fanatik jihadis yang 25 tahun lalu membunuh 3.000 warga mereka sendiri,” ujar Chikli, dikutip dari Middle East Eye, Jumat (7/11/2025).

Zohran Mamdani, anggota dewan dari wilayah Queens, New York, baru saja memenangkan pemilihan wali kota pada Selasa (4/11/2025).

Kemenangan ini mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya New York dipimpin oleh seorang wali kota muslim.

Chikli, yang dikenal sebagai pendukung kebijakan keras terhadap Palestina dan pendudukan di Gaza serta Lebanon Selatan, menuding Mamdani sebagai simpatisan Hamas.

“Orang-orang Yahudi di New York harus mempertimbangkan dengan serius untuk menjadikan Israel sebagai rumah baru mereka,” katanya.

Selain Chikli, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir juga mengecam hasil pemilihan tersebut. Ia menyebut kemenangan Mamdani sebagai “tanda kemenangan antisemitisme atas akal sehat”.

Sementara itu, Zohran Mamdani belum menanggapi langsung komentar pejabat Israel tersebut. Dalam pidato kemenangannya, Mamdani menekankan pentingnya persatuan lintas agama dan ras, serta berjanji menjadikan New York sebagai kota yang lebih inklusif dan berkeadilan sosial.