JurnalPatroliNews – Jakarta – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang resmi membentuk dan melantik Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia.
Usai mengikuti kegiatan Funwalk menjelang peringatan HUT ke-14 NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Minggu, 9 November 2025, Paloh mengungkapkan bahwa keputusan tersebut merupakan kebijakan yang telah dipertimbangkan matang.
“Saya meyakini ini bukan keputusan spontan. Presiden tentu sudah mengkaji dengan seksama agar hasilnya sesuai harapan,” ujar Paloh.
Paloh menilai kehadiran komisi tersebut akan membantu mempercepat kemajuan Polri, baik dari sisi internal maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya, ini akan menjadi motor penggerak menuju institusi Polri yang semakin kuat dan berdaya saing,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menunjuk mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie sebagai Ketua Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian. Pengangkatan Jimly dan sembilan anggota lainnya ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122P Tahun 2025.
Dalam struktur tim, Jimly berperan sebagai ketua, sementara sembilan tokoh lainnya mengisi posisi anggota. Di antara mereka terdapat mantan Kapolri Jenderal (Purn) Idham Aziz dan Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, serta mantan Menkopolhukam Mahfud MD.
Selain itu, turut tergabung Wakil Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Penasihat Khusus Presiden untuk bidang Keamanan, Ketertiban, dan Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.














