JurnalPatroliNews – Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan pertemuan bilateral dengan Governing Mayor Berlin, Kai Wegner, di kantor pemerintahan Kota Berlin, Rotes Rathaus, Senin 24 November 2025.
Melalui agenda diplomasi kota tersebut, Jakarta dan Berlin menyepakati langkah untuk memperdalam kemitraan di bidang tata kelola pemerintahan kota, mobilitas berkelanjutan, serta penguatan ekonomi kreatif.
Pramono menjelaskan bahwa Jakarta tengah menjalani lompatan besar dalam pembangunan kota. Kolaborasi internasional menjadi strategi penting untuk memposisikan Jakarta sebagai pusat metropolitan strategis di Asia Tenggara sekaligus meningkatkan kualitas hidup warganya melalui perbaikan layanan publik.
“Berlin adalah mitra yang sangat berharga bagi Jakarta. Pengalaman mereka dalam civic engagement dan smart governance menjadi referensi penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih terbuka dan dekat dengan warga,” ujar Pramono, dikutip dari PPID DKI Jakarta, Rabu 26 November 2025.
Ia menegaskan bahwa kerja sama ini tidak sebatas berbagi pengetahuan teknokratis, tetapi bagian dari agenda jangka panjang untuk membangun tata kelola kota yang transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu fokus pembahasan yaitu pengembangan sistem transportasi metropolitan yang ramah lingkungan. Delegasi Berlin berbagi pengalaman terkait integrasi berbagai moda angkutan umum, penerapan sistem multimoda, serta perencanaan kawasan Transit Oriented Development (TOD). Konsep tersebut sejalan dengan ambisi Jakarta memperluas jaringan MRT, meningkatkan konektivitas transportasi, dan menghadirkan ruang publik yang aman bagi pejalan kaki.
“Tujuan kami adalah menciptakan kota yang manusiawi, kota yang memihak pada warganya. Pembelajaran dari Berlin mendorong akselerasi transformasi itu,” lanjutnya.
Selain soal mobilitas, kedua pemerintah kota juga membahas penciptaan ekosistem ekonomi kreatif berbasis inovasi. Salah satu materi yang disorot yakni pengembangan Jakarta Future City Hub, wadah kolaborasi kreator muda dan pelaku start-up yang terinspirasi dari keberhasilan Berlin membangun ekosistem ekonomi kreatif.
“Kota masa depan adalah kota yang menyediakan ruang untuk kreativitas, inovasi, dan keberanian generasi mudanya. Kemitraan dengan Berlin memperkuat pijakan itu,” ujar Pramono.
Pertemuan di Rotes Rathaus juga menjadi penegasan arah besar pembangunan DKI Jakarta untuk masuk dalam Top 50 Global Cities pada 2030 dan Top 20 pada 2045. Sebagai simbol keakraban dan komitmen kolaborasi jangka panjang, Pramono secara resmi mengundang Kai Wegner untuk menghadiri perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada tahun 2027.














