Rapimnas Belum Usai, Kadin Sudah Siapkan Gelontoran Bantuan Korban Banjir Bandang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) akan menggalang dana dan bantuan logistik untuk korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyatakan pihaknya siap menggerakkan seluruh jaringan dunia usaha untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Upaya penggalangan dana akan dimulai setelah pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin pada 1–2 Desember 2025 di Jakarta.

Anindya menyebut mobilisasi donasi ditargetkan dapat dimulai paling cepat pada Rabu, 3 Desember 2025, segera setelah seluruh rangkaian Rapimnas selesai.

“Jadi, kita akan menggalang dana dan juga memikirkan logistiknya. Mudah-mudahan setelah Rapimnas, hari Selasa malam kan selesai, Rabu sudah bisa dimobilisasi,” ujar Anindya Bakrie di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/11/2025).

Lebih jauh, Anindya menegaskan pentingnya koordinasi antara Kadin dengan pemerintah pusat maupun daerah. Hal itu dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu menjangkau wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan infrastruktur akibat bencana. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.

“Secara terstruktur Kadin ingin bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan penderitaan masyarakat itu bisa kita ringankan sedikit. Walaupun tentu ini bencana alam yang tidak mudah,” ucapnya.

Kadin juga membuka opsi pemberian bantuan tidak hanya dalam bentuk uang tunai. Bantuan logistik seperti makanan siap saji, kebutuhan dasar, peralatan evakuasi, hingga dukungan infrastruktur darurat sangat dibutuhkan di lokasi terdampak.

Anindya mengatakan kondisi di lapangan menunjukkan banyak jalur transportasi dan fasilitas umum yang rusak, sehingga dukungan dunia usaha sangat penting.

“Saya lihat banyak sekali diskoneksi antara infrastruktur karena musibah ini. Jadi penting sekali Kadin itu bergerak. Bukan saja untuk menggerakkan ekonomi, tetapi untuk membantu ketika lagi ada musibah seperti ini,” tegas Anindya.

Melalui langkah kolektif ini, Kadin menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai motor ekonomi nasional, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam penanganan darurat kemanusiaan.