Kapolri Akhirnya Angkat Suara Soal Penjarahan di Sibolga: Semua Sudah Kami Lepas

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa seluruh warga yang sebelumnya diamankan akibat aksi penjarahan minimarket di Sibolga, Sumatera Utara, telah dilepaskan.

Penjarahan tersebut terjadi setelah wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah dilanda banjir dan longsor yang menyebabkan warga kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar.

“Adanya informasi penjarahan, sampai saat ini sudah tidak ada lagi yang diamankan. Semuanya kita lepas,” ujar Kapolri di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Menurut Listyo, aparat memahami kondisi darurat yang dialami masyarakat pada saat itu. Banyak warga terpaksa mengambil barang kebutuhan pokok karena logistik bantuan belum terdistribusi secara merata pascabencana.

“Saat itu mereka membutuhkan logistik makanan, dan kini semuanya sudah dilepas,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah warga melakukan penjarahan di berbagai tempat, termasuk minimarket dan gudang Bulog Sibolga.

Insiden ini terjadi pada Minggu (30/11/2025) dan diduga dipicu keterlambatan pasokan bantuan bagi ribuan korban banjir dan longsor yang masih terisolasi.

Aksi tersebut sempat memicu kekhawatiran meningkatnya instabilitas sosial di lokasi bencana. Namun, polisi memastikan situasi sudah kembali terkendali dan distribusi logistik kini terus diperbaiki agar kebutuhan warga terpenuhi tanpa harus melakukan tindakan serupa.