JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memiliki anggaran yang cukup untuk menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh.
Hal tersebut disampaikan saat ia meninjau apartemen Kementerian Keuangan di kawasan Renon, Denpasar, pada Jumat pagi (5/12/2025).
Purbaya menjelaskan bahwa hingga saat ini BNPB belum mengajukan permohonan tambahan anggaran kepada pemerintah. Namun, ia memastikan dana yang tersedia masih mencukupi untuk kebutuhan penanganan darurat di lapangan.
“Sampai sekarang belum ada pengajuan, tetapi masih ada Rp 500 miliar hingga Rp 600 miliar yang ada di anggaran bencana mereka,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kemenkeu tidak memiliki dana khusus untuk siaga bencana. Meski demikian, kementerian siap memberikan dukungan anggaran bila BNPB mengajukan permintaan resmi.
“Kalau tidak salah sudah dibentuk satgas khusus dan kami masih menunggu seperti apa anggarannya, tetapi sudah disediakan dananya,” kata Purbaya.
Bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Kamis (4/12/2025) sore telah menelan sedikitnya 836 korban jiwa.
Proses pencarian korban hilang masih terus dilakukan oleh BNPB dan tim gabungan, tanpa batas waktu yang ditentukan.
Pemerintah berharap ketersediaan anggaran dapat memastikan seluruh operasi pencarian, evakuasi, serta penanganan korban dapat berjalan maksimal di tengah besarnya dampak bencana tahun ini.














