JurnalPatroliNews – Jakarta – Aktivis media sosial Piul Andrio menyoroti pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai status kelistrikan di Aceh pascabencana ekologis Sumatera. Ia menilai informasi bahwa 93 persen wilayah Aceh sudah kembali terang tidak sesuai kondisi di lapangan.
Melalui akun Facebook pribadinya, Piul menulis:
“Bahlil prank Presiden Prabowo Subianto. Katanya 93% listrik se-Aceh menyala setelah bencana ekologis Sumatera, kenyataannya masih gelap.”
Unggahan tersebut viral dan memicu respons publik.
Pemerintah Aceh Klarifikasi: Data Sebenarnya Belum 93 Persen
Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA mengonfirmasi bahwa laporan Bahlil memunculkan kekecewaan banyak warga. Menurutnya, klaim tersebut membuat kerja petugas PLN di lapangan berpotensi mendapat resistensi dari masyarakat.
“Banyak warga kecewa, dan bisa memunculkan penolakan terhadap para tenaga PLN yang sedang bekerja memulihkan jaringan,” ujar MTA.
MTA menjelaskan bahwa pemulihan suplai listrik di Aceh melalui jaringan menengah baru mencapai 60–70 persen, bukan 93 persen sebagaimana disampaikan Bahlil.
Untuk wilayah Banda Aceh, persentase listrik menyala baru sekitar 35–40 persen.
Ia mengatakan kemungkinan Banda Aceh mencapai 100 persen menyala bergantung pada penyelesaian pasokan tegangan tinggi dari Arun hari ini atau besok. Jaringan tegangan rendah disebut tidak mengalami kendala berarti.
Kondisi Pemulihan Kelistrikan Antarwilayah Belum Merata
Beberapa daerah yang mengalami kerusakan parah pada jaringan arus menengah—meliputi Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur—dilaporkan masih di bawah 40 persen pemulihan.
Kota Lhokseumawe berada di kisaran 75 persen, sementara wilayah barat selatan Aceh berada di angka 70–80 persen.
MTA berharap masyarakat tidak melampiaskan kekesalannya kepada para pekerja lapangan.
“Kesalahan informasi dari Menteri ESDM jangan sampai berdampak buruk pada petugas PLN yang sedang berjuang memulihkan kelistrikan,” tegasnya.
Dialog Singkat Presiden dan Bahlil Jadi Sorotan
Persoalan ini mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menanyakan perkembangan pemulihan listrik kepada Bahlil saat meninjau jembatan bailey di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Minggu 7 Desember 2025.
“Kementerian ESDM, lampu menyala sudah?” tanya Prabowo.
“Siap, malam ini nyala semua, Pak,” jawab Bahlil.
“Seluruh Aceh?” tanya Prabowo.
“Seluruh Aceh, 93 persen malam ini semua Aceh nyala,” tegas Bahlil.














